Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Perluas Pangsa Pasar Mobil Listrik, Hyundai Siapkan Kejutan di GIIAS 2026

Perluas Pangsa Pasar Mobil Listrik, Hyundai Siapkan Kejutan di GIIAS 2026 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Persaingan di pasar mobil listrik Indonesia dipastikan semakin menarik pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyiapkan sejumlah kejutan, mulai dari peluncuran Hyundai Ioniq 3 hingga sebuah mobil listrik baru yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia.

Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, salah satu sorotan utama Hyundai di GIIAS 2026 adalah kehadiran kendaraan listrik berkapasitas tujuh penumpang atau 7-seater.

"Di GIIAS 2026 kita tampilkan satu produk baru kita EV (mobil listrik) seven seater," ujar Fransiscus di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Meski belum mengungkap model yang akan diluncurkan, Hyundai memastikan kendaraan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas pilihan mobil listrik di Indonesia. Langkah ini diambil karena karakter pasar otomotif nasional masih didominasi kendaraan keluarga dengan konfigurasi tujuh penumpang.

Menurut Frans, kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap mobil keluarga menjadi alasan kuat bagi Hyundai untuk menghadirkan kendaraan listrik di segmen tersebut.

"Hyundai terus memperkenalkan produk-produk baru. Apalagi Indonesia karakteristik konsumennya adalah seven seater, family car. Tentu kita akan memperkenalkan EV yang seven seater," katanya.

Strategi tersebut juga menjadi jawaban Hyundai atas dinamika pasar kendaraan listrik yang kini semakin kompetitif. Setelah menjadi salah satu pelopor mobil listrik murni di Indonesia, Hyundai kini harus bersaing dengan banyak merek baru, terutama produsen asal China yang agresif menawarkan berbagai model dengan harga yang kompetitif.

Baca Juga: Hyundai Makin Agresif, Ekspor dari Indonesia Tembus Ribuan Unit pada Mei 2026

Meski tekanan persaingan semakin besar, Hyundai mengaku tetap percaya diri. Frans menilai posisi Hyundai sebagai pemain awal kendaraan listrik di Indonesia menjadi modal penting untuk terus berkembang, ditambah dengan komitmen perusahaan menghadirkan inovasi melalui produk-produk baru.

"Kita lihat 2025-2024 dengan masuknya mobil-mobil listrik China seakan-akan Hyundai turun posisinya. Tapi jangan lupa bahwa Hyundai itu adalah pemain awal atau first mover di dalam pasar listrik di Indonesia," ujarnya.

Dengan hadirnya model listrik tujuh penumpang di GIIAS 2026, Hyundai berharap dapat memperluas jangkauan konsumennya, terutama keluarga yang ingin beralih ke kendaraan listrik. Kehadiran model baru tersebut sekaligus mempertegas strategi Hyundai untuk tetap kompetitif di tengah semakin padatnya pilihan mobil listrik di pasar Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman