Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Warisan Perry Warjiyo: Arsitek BI Fast dan QRIS yang Ubah Sistem Pembayaran

Warisan Perry Warjiyo: Arsitek BI Fast dan QRIS yang Ubah Sistem Pembayaran Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Peneliti ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapura, Made Supriatma, menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja dan berbagai terobosan Perry Warjiyo selama menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Ia menilai Perry telah meninggalkan karya besar yang mempermudah kehidupan masyarakat sehari-hari.

Hal tersebut disampaikannya menanggapi pengunduran diri Perry Warjiyo dari posisi Gubernur Bank Indonesia yang sebelumnya diumumkan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi.

"Dua hal ini adalah hasil kerja Perry Warjiyo. Dia yang menjadi arsitek kemudahan bertransaksi ini," ujar Made, menyoroti inovasi layanan digital pembayaran di Indonesia.

Dalam keterangannya, Made mencontohkan dua inovasi utama di bawah kepemimpinan Perry yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas masyarakat, yakni:

BI Fast: Layanan transfer uang antarbank maupun sesama bank yang dapat dilakukan dalam hitungan detik secara real-time.

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard): Standar kode QR nasional yang memfasilitasi pembayaran digital secara instan, mulai dari pembelian skala kecil seperti secangkir kopi hingga transaksi besar seperti kendaraan bermotor, yang bahkan menjangkau hingga ke pelosok daerah.

Menurut Made, QRIS bukan sekadar alat pembayaran praktis, melainkan sebuah pendobrak dalam dunia transaksi finansial yang sempat mendapat sorotan global, termasuk dari Amerika Serikat yang disebutnya menginginkan dominasi sistem pembayaran konvensional seperti Visa dan Mastercard.

Apresiasi Tanpa Hubungan Personal

Made menegaskan bahwa apresiasi tersebut diberikan secara objektif atas dampak nyata yang ia rasakan sebagai pengguna jasa sistem pembayaran di tanah air.

"Saya tidak kenal dengan beliau. Tapi saya memakai kedua jasa dimana beliau menjadi pembuat kebijakannya. Ini adalah karya yang luar biasa... Give credit where credit is due. Berikan apresiasi kepada yang berhak," pungkas Made.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat