Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Berpotensi Uji Level 6.400, Ditopang Data Ekonomi yang Membaik

IHSG Berpotensi Uji Level 6.400, Ditopang Data Ekonomi yang Membaik Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (6/8/2026). Setelah ditutup naik 0,5% ke level 6.351,14 pada sesi sebelumnya, IHSG diproyeksikan menguji area resistance di level 6.400.

Dalam riset hariannya, Phintraco Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG akan berada di kisaran support 6.300, pivot 6.350, dan resistance 6.400.

Menurut Phintraco Sekuritas, peluang penguatan indeks didorong oleh sejumlah sentimen positif, mulai dari membaiknya kondisi ekonomi domestik, meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, hingga meningkatnya optimisme terhadap kinerja emiten.

Selain itu, keputusan pemerintah menunda penerapan kebijakan pemungutan pajak melalui platform lokapasar (e-commerce) yang semula dijadwalkan berlaku pada Agustus 2026 juga dinilai memberikan angin segar bagi pasar modal.

"Secara teknikal, sejumlah indikator masih menunjukkan peluang IHSG melanjutkan penguatan dan menguji area 6.370 hingga 6.400 pada perdagangan hari ini," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Dari sisi fundamental, ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 tumbuh 5,29% secara tahunan (year on year/YoY). Meskipun melambat dibandingkan pertumbuhan kuartal I-2026 yang mencapai 5,61%, capaian tersebut masih lebih baik dari ekspektasi pasar sebesar 5,1%.

Phintraco Sekuritas mencatat, laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026 merupakan yang terendah sejak kuartal III-2025. Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang melambat menjadi 5,06% serta perlambatan belanja pemerintah menjadi 15,97%.

Di sisi lain, investasi menunjukkan kinerja yang lebih kuat dengan pertumbuhan mencapai 6,87%. Sementara itu, impor tumbuh 8,82%, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspor sebesar 4,13%, yang mencerminkan aktivitas ekonomi domestik masih cukup solid.

Baca Juga: OJK Pamer IHSG Sudah Mulai Bangkit Usai Anjlok Hampir 20%

Baca Juga: Aguan Makin Tajir? Laba PANI Tembus Rp1,7 Triliun dalam Enam Bulan

Baca Juga: Emiten Properti Keponakan Prabowo Balik Rugi Jadi Untung, Meski Pendapatan Anjlok 83%

Phintraco Sekuritas juga menyoroti perbaikan kondisi pasar tenaga kerja. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia turun menjadi 4,65% pada Mei 2026 dari 4,68% pada Februari 2026. Angka tersebut merupakan level terendah sejak 1994.

Selain itu, tingkat kemiskinan juga tercatat menurun, sehingga dinilai dapat menjadi katalis positif bagi sentimen pasar.

Seiring dengan prospek penguatan IHSG, Phintraco Sekuritas merekomendasikan enam saham yang layak dicermati oleh investor, yaitu ANTM, BRMS, BUMI, KLBF, ENRG, dan PSAB.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri