Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BGN Ungkap Dugaan Penyebab 219 Siswa Keracunan MBG di Jayapura, Ini Sebabnya

BGN Ungkap Dugaan Penyebab 219 Siswa Keracunan MBG di Jayapura, Ini Sebabnya Kredit Foto: Dokumentasi resmi BGN
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap dugaan awal penyebab ratusan siswa mengalami keracunan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre, Jayapura, Papua. Dugaan sementara mengarah pada menu tempe bacem yang dimasak terlalu dini.

Wakil Kepala BGN Mayjen TNI Trenggono mengatakan penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sehingga proses investigasi terus dilakukan.

"Hasil penelusuran awal mengarah pada dugaan adanya penurunan kualitas salah satu menu, yakni tempe bacem yang dimasak terlalu dini," kata Trenggono dalam keterangan resmi, Jumat (7/8/2026).

Ia meminta seluruh pihak menunggu hasil investigasi resmi yang nantinya menjadi dasar evaluasi sistem pengawasan mutu, keamanan pangan, dan penerapan standar operasional Program MBG.

Berdasarkan data hingga pukul 15.45 WIT, sebanyak 219 siswa telah mendapatkan penanganan medis. Delapan di antaranya sudah diperbolehkan pulang karena kondisi kesehatannya membaik.

Baca Juga: 527 Siswa di Papua Keracunan MBG, PDIP: Tak Satu Pun Pemilik SPPG Jadi Tersangka, Beda Perlakuan ke Pedagang Kaki Lima

BGN juga menghentikan sementara operasional dapur SPPG Yayasan Kasih Iman Samuel Papua. Trenggono mengatakan keputusan itu diambil sambil menelusuri apakah penyebab insiden berasal dari penerapan SOP atau kualitas bahan baku.

"Tadi saya langsung melakukan kunjungan ke SPPG yang menangani ini. Memang banyak sekali kekurangan. Saya sudah tegur juga koordinator wilayah, kenapa pengawasan seperti ini masih terjadi. Sementara kita suspend dulu, kita cek dan investigasi di mana letak kesalahannya, apakah pada SOP atau bahan bakunya. Ini menjadi evaluasi kita semua," ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy