Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Pemerintah memastikan rencana pembatasan pembelian Pertalite tidak akan menyasar seluruh pengguna kendaraan. Pengguna sepeda motor dipastikan tidak masuk dalam skema pembatasan yang tengah dikaji, sementara pemerintah mulai menyoroti kendaraan tertentu yang dinilai tidak layak menerima subsidi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan pembatasan subsidi BBM akan diarahkan agar penerima manfaat benar-benar sesuai sasaran.
Bahlil menjelaskan salah satu pertimbangan pemerintah adalah jenis kendaraan yang digunakan oleh konsumen BBM bersubsidi.
“Oh begini, nanti menyangkut dengan pembatasan itu nanti kan ada jenis kendaraan,” kata Bahlil usai melakukan rapat bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menurut Bahlil, kendaraan dengan kategori mewah seharusnya tidak menggunakan BBM subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Jangan pakai BMW, pakai Mercy, masa pakai minyak subsidi?” ujar Bahlil.
Ia menegaskan pernyataan tersebut merupakan contoh kelompok pengguna yang menjadi perhatian dalam pembahasan subsidi tepat sasaran.
“Itu yang dimaksudkan oleh Pak Menteri tadi,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah tengah menguji sistem pembatasan pembelian Pertalite. Salah satu skenario yang dipertimbangkan adalah membatasi masyarakat dalam kelompok ekonomi atas, seperti desil 9 dan desil 10, agar tidak lagi membeli BBM bersubsidi.
“Pertamina sedang menguji sistem, saya sudah melihat sistemnya. Mereka bisa saja yang desil 9-10 nggak bisa beli yang bersubsidi. Dia mesti bayar Pertamax atau yang lain,” kata Purbaya.
Meski pembatasan kendaraan menjadi salah satu opsi, Bahlil menegaskan pengguna sepeda motor tidak masuk dalam sasaran kebijakan tersebut.
Ketika ditanya apakah sepeda motor juga akan dibatasi menggunakan Pertalite, Bahlil menjawab tegas.
Baca Juga: Prabowo Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Desember 2026
Baca Juga: Bahlil Sentil Mobil Mewah Pakai Pertalite: 'Masa Pakai Minyak Subsidi?'
“Sepeda motor nggak dibatasi,” kata Bahlil.
Pemerintah saat ini masih melakukan pengujian sistem bersama Pertamina sebelum menentukan mekanisme final pembatasan Pertalite.
Bahlil mengatakan tujuan utama kebijakan tersebut adalah memastikan subsidi energi yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah tidak lagi salah sasaran.
“Sebagian subsidi tidak tepat sasaran. Masa orang kaya harus kita subsidi?” ujar Bahlil.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: