Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rupiah Dibuka Melemah, Pasar Cermati Arah Suku Bunga BI

Rupiah Dibuka Melemah, Pasar Cermati Arah Suku Bunga BI Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah dengan melanjutkan penurunan sehari sebelumnya. Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp17.860/US$ atau turun 0,20%. 

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan untuk perdagangan hari ini mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah pada rentang Rp17.840 - Rp17.900. 

Ibrahim mengatakan, pasar masih mencermati keputusan Bank Indonesia di tengah dinamika nilai tukar rupiah, inflasi serta kebijakan bank sentral global yang terfragmentasi.

"Sebagian mengambil sikap hawkish, sebagian lainnya masih memiliki ruang pelonggaran dengan mempertahankan posisi suku bunga acuan," kata Ibrahim kepada wartawan.

Namun melihat situasi inflasi global yang tinggi, lanjut Ibrahim, kemungkinan Bank Indonesia dalam rapat dewan gubernur pada Rabu mendatang aman menaikan suku bunga acuan 25 bps. 

Baca Juga: BI Perkuat Strategi Stabilisasi Rupiah di Tengah Tekanan Konflik Timur Tengah

Baca Juga: Dalam Sepakan, Rupiah Tertekan 0,83 Persen

Selain itu pasar juga melihat kembali tentang angka defisit anggaran di bawah batas aman tiga persen produk domestik bruto (PDB) acap kali dijadikan tolok ukur utama kesehatan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).  

Meski berfungsi sebagai pagar disiplin fiskal, angka tersebut dinilai belum menjamin ketahanan ekonomi nasional jika tidak diimbangi dengan kualitas belanja yang memadai.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra

Tag Terkait: