- Home
- /
- EkBis
- /
- Transportasi
Target Rampung 2028, KRL Jabodetabek Diperpanjang hingga Cikampek dan Lido
Kredit Foto: KAI
PT KAI (Persero) telah menyiapkan rencana kerja untuk memperpanjang rute KRL Commuter Line Jabodetabek pada lintas Bekasi dan Bogor. Untuk Bekasi Line rute rencana diteruskan hingga Cikampek, sementara di Bogor Line bakal diperpanjang hingga Lido, Kabupaten Sukabumi.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin dalam Rapat Dengan Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (23/9/2026).
"Kalau di Bekasi Line itu hanya sampai Cikarang, kita tambahkan di tahun 2027 itu sampai dengan ke arah Cikampek. Begitu juga yang ke arah selatan yang sekarang hanya sampai di Bogor, itu akan kita tambah sampai dengan Cigombong," ujar Bobby.
Untuk perpanjangan Bekasi Line dari Stasiun Cikarang hingga nantinya ke Cikampek, KAI bakal menambah layanan KRL sepanjang 42 km. Sementara layanan lintas selatan yang kini berakhir di Bogor akan diteruskan hingga kawasan Lido, Kabupaten Sukabumi.
"Kemudian untuk Bogor Line itu kita extend sampai Cigombong, sampai dengan kawasan Lido. Tahun 2028 harusnya sudah selesai," imbuh Bobby.
Selain perpanjangan rute, KAI juga berencana menambah 5 gardu traksi dan meningkatkan kapasitas 9 gardu lainnya di jalur Tanah Abang-Rangkasbitung, atau Green Line. Dengan tujuan agar rute tersebut bisa dilalui oleh KRL dengan 12 gerbong pada semester I 2027.
"Kita akan meningkatkan persinyalannya, sehingga yang sekarang 10-15 menit headway-nya (waktu tunggu kereta), itu akan kita peringkat sampai dengan 4-5 menit," jelas Bobby.
Baca Juga: KAI Impor 23 KRL Bekas, Penumpang Jabodetabek Sudah Tembus 1,3 Juta Sehari
Baca Juga: KAI Akui Whoosh Bebani Keuangan, Minta Pengalihan ke Kemenkeu Segera Dilakukan
Seluruh pengembangan tersebut merupakan rencana KAI dalam mendongkrak kapasitas angkut KRL Jabodetabek, dari rata-rata volume penumpang saat ini mencapai 1,1 juta orang per hari menjadi 1,3 juta orang.
KAI bahkan memproyeksikan kapasitas angkut KRL Jabodetabek nantinya bisa mencapai 2 juta orang penumpang per hari.
"Dengan demikian kita siapkan prasarana yang ada di KRL Jabodetabek ini menuju ke 2 juta penumpang per harinya. Saat ini rata-rata 1,1 juta penumpang per hari, termasuk di weekend dengan puncak penumpang 1,3 juta penumpang per harinya," tutur dia.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan