Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

174 Ribu Warga Terdampak Asap Karhutla, Ahmad Arif: Negara Gagal Lindungi Rakyat

174 Ribu Warga Terdampak Asap Karhutla, Ahmad Arif: Negara Gagal Lindungi Rakyat Kredit Foto: Antara/Bayu Pratama S
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jurnalis sekaligus pegiat media sosial Ahmad Arif menilai negara gagal mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berlangsung berbulan-bulan di Kalimantan dan Sumatra.

Menurutnya, karhutla tersebut tak kunjung teratasi meski telah berlangsung sejak September 2026. Akibatnya, ratusan ribu warga terpapar asap yang berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.

"Berbulan-bulan kebakaran hutan dan lahan tak kunjung teratasi. Ratusan ribu orang terpapar asap dan mengalami gangguan pernapasan, bahkan dampak kesehatannya dapat berlangsung jauh setelah api padam," tulis Arif di akun X pribadinya, dikutip Rabu (23/9).

"Ketika risiko sudah diketahui, tetapi pencegahan dan pengendaliannya gagal sehingga paparan meluas dan berlangsung lama, jelas menunjukkan kegagalan negara dalam melindungi kesehatan warganya," lanjutnya.

Baca Juga: Karhutla di Taman Nasional Berbak, Polda Jambi Gunakan X-Fire

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), tercatat 174.694 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Dari jumlah tersebut, lebih dari 40.000 kasus terjadi pada balita yang berisiko mengalami gangguan pernapasan jangka panjang.

Meski pemerintah telah mengerahkan ribuan personel serta sejumlah pesawat untuk operasi pemadaman, karhutla masih belum dapat diatasi sepenuhnya. Kondisi tersebut dipengaruhi berbagai faktor, termasuk pembakaran lahan oleh manusia serta fenomena El NiƱo yang memperparah situasi di sejumlah wilayah terdampak.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait: