TNI AU Buka Rekrutmen Tamtama PK Gelombang III 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Kredit Foto: WE
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) membuka rekrutmen Tamtama Prajurit Karier (PK) Gelombang III Tahun 2026. Tamtama PK merupakan jalur penerimaan prajurit TNI bagi lulusan SMA, SMK, atau sederajat. Peserta yang dinyatakan lulus pendidikan nantinya mendapatkan gelar Prajurit Dua (Prada).
Selama pendidikan, peserta akan mendapatkan pelatihan yang berfokus pada ketangguhan fisik, keterampilan taktis, serta mental di lapangan. Pendaftaran dibuka mulai 21 September hingga 25 Oktober 2025.
Syarat Umum
Calon peserta Tamtama PK TNI AU 2026 harus merupakan Warga Negara Indonesia dan beriman serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Peserta juga harus setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945.
Usia peserta minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun pada saat pembukaan pendidikan pada 26 Desember 2026.
Peserta tidak boleh memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri. Selain itu, calon peserta harus sehat jasmani dan rohani serta tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
Calon peserta juga harus lulus pendidikan pertama untuk membentuk prajurit siswa menjadi prajurit.
Syarat Khusus
Rekrutmen Tamtama PK TNI AU 2026 diperuntukkan bagi pria yang bukan anggota atau mantan prajurit TNI/Polri maupun PNS. Pendidikan terakhir minimal SMA/MA/SMK atau sederajat.
Peserta harus memiliki tinggi badan minimal 160 cm dengan berat badan yang seimbang atau ideal sesuai ketentuan. Peserta juga harus bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama selama 10 tahun.
Calon peserta harus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama hingga dua tahun setelah lulus pendidikan pertama. Peserta juga harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
Peserta tidak diperbolehkan memiliki tato atau bekas tato serta tindik atau bekas tindik, kecuali karena ketentuan adat.
Bagi calon peserta yang sudah bekerja, wajib melampirkan surat persetujuan atau izin dari kepala instansi serta surat pernyataan bersedia diberhentikan dari status karyawan apabila diterima menjadi prajurit TNI.
Orang tua atau wali juga harus bersedia menandatangani surat pernyataan tidak melakukan penyuapan atau kolusi kepada pihak mana pun. Bagi calon yang belum berusia 21 tahun, diperlukan persetujuan orang tua atau wali dalam kondisi tertentu.
Calon peserta wajib mengikuti dan lulus pemeriksaan atau pengujian seleksi penyediaan. Dokumen yang diperlukan antara lain fotokopi KTP dan kartu keluarga.
Peserta yang memiliki sertifikasi bahasa asing seperti Rusia, Prancis, Spanyol, Mandarin, Korea, Inggris, atau bahasa asing lainnya dapat menyertakannya.
Dalam persyaratan kesehatan, calon peserta tidak boleh buta warna dan tidak memiliki riwayat TB paru aktif. Peserta juga tidak boleh pernah menjalani terapi Ortho-K atau pascalaparotomy dengan komplikasi.
Bedah refraksi yang diperbolehkan adalah PRK, Lasik, dan Relex Smile dengan batas refraksi sebelum operasi 5 dioptri. Setelah operasi, tajam penglihatan harus menjadi 1,0 atau visus 6/6 atau koreksi maksimal 0,6 dioptri.
Tindakan operasi tersebut minimal dilakukan tiga bulan sebelum seleksi. Peserta wajib menyertakan keterangan riwayat bedah refraksi yang berisi data kondisi penglihatan sebelum dan setelah operasi.
Calon peserta juga wajib memiliki kartu BPJS atau jaminan kesehatan yang masih aktif.
Cara Pendaftaran Tamtama PK TNI AU 2026
Pendaftaran calon Tamtama PK TNI AU Gelombang III/A-94 TA 2026 dilakukan secara online melalui laman rekrutmen TNI AU di:
https://rekrutmen.tni-au.mil.id/register
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran dengan memasukkan nama, email, nomor KTP, dan tanggal lahir. Selanjutnya, peserta memilih jenis seleksi "Tamtama Gelombang III", mengisi jenis kelamin, serta memilih lokasi seleksi offline atau Lanud terdekat dengan domisili.
Setelah itu, calon peserta mengisi riwayat pendidikan terakhir dan memilih "Daftar".
Lokasi Pendaftaran
Setelah melakukan pendaftaran secara online, calon peserta wajib melakukan daftar ulang di Lanud yang ditunjuk sebagai panitia daerah.
Untuk Kodau I, lokasi pendaftaran meliputi:
- Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta
- Lanud Atang Sendjaja di Bogor
- Lanud Suryadarma di Subang
- Lanud Roesmin Nurjadin di Pekanbaru
- Lanud Supadio di Pontianak
- Lanud Raden Sadjad di Ranai
- Lanud Soewondo di Medan
- Lanud Sulaiman di Bandung
- Lanud Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh
- Lanud Sri Mulyono Herlambang di Palembang
- Lanud Sutan Sjahrir di Padang
- Lanud Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang
- Lanud Maimun Saleh di Sabang
- Lanud H. Abdullah Sanusi Hanandjoeddin di Tanjung Pandan
- Lanud Wiriadinata di Tasikmalaya
- Lanud Pangeran M. Bun Yamin di Lampung
- Lanud Harry Hadisoemantri di Singkawang
- Lanud Sugiri Sukani di Majalengka
- Lanud Hang Nadim di Batam
- Lanud Iskandar di Pangkalanbun
Untuk Kodau II, pendaftaran tersedia di:
-
Lanud Iswahjudi di Madiun
-
Lanud Abdurahman Saleh di Malang
-
Lanud Sultan Hasanuddin di Makassar
-
Lanud Sam Ratulangi di Manado
-
Lanud El Tari di Kupang
-
Lanud Anang Busra di Tarakan
-
Lanud Adisutjipto di Yogyakarta
-
Lanud Muljono di Surabaya
-
Lanud Dhomber di Balikpapan
-
Lanud I Gusti Ngurah Rai di Bali
-
Lanud Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainudin Abdul Majid di Lombok
-
Lanud Sjamsudin Noor di Banjarmasin
-
Lanud Haluoleo di Kendari
-
Lanud J. B. Soedirman di Purbalingga
Sementara itu, lokasi pendaftaran ada di:
-
Lanud Manuhua di Biak
-
Lanud Silas Papare di Jayapura
-
Lanud Pattimura di Ambon
-
Lanud Leo Wattimena di Morotai
-
Lanud Johanes Abraham Dimara di Merauke
-
Lanud Yohanis Kapiyau di Timika
-
Lanud Dumatubun di Tual
-
Lanud Ignatius Dewanto di Saumlaki
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: