Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Di Balik Gemerlap Industri Film, Pekerjanya Masih Sulit Akses Bank

Di Balik Gemerlap Industri Film, Pekerjanya Masih Sulit Akses Bank Kredit Foto: Merlina Aryanti
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) memperkuat dukungannya terhadap ekosistem kreatif nasional melalui partisipasi di JAFF Market 2026.

Lewat kolaborasi ini, Amar Bank menyasar peningkatan literasi dan pengelolaan keuangan bagi pekerja perfilman berbasis proyek (project-based), khususnya editor film dan casting director, agar lebih mudah mengakses layanan perbankan formal (bankable).

Senior Vice President MSME Amar Bank, Josua Sloane, menyatakan bahwa Amar Bank menerapkan pendekatan pembinaan (nurturing) untuk merangkul para pekerja lepas (freelancer) di sektor kreatif.

Pendekatan ini dihadirkan guna menjawab tantangan arus kas fluktuatif serta pencatatan keuangan pribadi dan operasional proyek yang sering kali bercampur.

"Pendekatan kami bukan memfilter, melainkan merangkul pekerja kreatif yang selama ini sulit masuk ke sistem perbankan konvensional. Melalui platform Amar Bank Business, kami membantu memisahkan arus kas pribadi dan proyek secara transparan serta menyediakan fitur pencatatan dan edukasi keuangan," ujar Josua dalam sesi media interview di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Selain penyediaan teknologi tata kelola keuangan, dukungan Amar Bank terhadap industri film diwujudkan melalui kemitraan dengan dua asosiasi profesi:

  • Indonesian Film Editors (INAFED): Menggelar INAFED Camp untuk pelatihan pengembangan kapasitas diri, komunikasi dengan klien, dan manajemen nilai ekonomis profesi editor.
  • Asosiasi Casting Indonesia (ACI): Menjalankan roadshow edukasi publik mengenai proses casting yang aman, etis, dan transparan.

Perwakilan INAFED, Aline Jusria, menyampaikan bahwa pekerja film berbasis proyek sangat membutuhkan pemahaman sistematis terkait pencatatan modal kerja dan pajak.

Baca Juga: Laba VICI Jatuh 44%, Harapan Bangkit Dibebankan ke Semester II

Baca Juga: PTBA Tambah Utang Jumbo Rp6 Triliun dari BRI dan Mandiri

Baca Juga: BCA Diguncang Transaksi Rp621 Miliar! 100 Juta Saham Berpindah di Tengah Isu Haji Isam

Sementara itu, Ketua Umum ACI, Calvin Moniaga, menilai dukungan pendampingan keuangan ini menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan karier para profesional di belakang layar.

Melalui sinergi dengan JAFF Market 2026, Amar Bank berkomitmen mendorong kemandirian finansial para pelaku industri kreatif agar memiliki rekam jejak keuangan yang lebih rapi dan terukur.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan