Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Digaji hingga Rp8,3 Juta, Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Ditempatkan Kerja Besok

Digaji hingga Rp8,3 Juta, Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Ditempatkan Kerja Besok Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan mendapatkan gaji antara Rp6,3 juta-8,3 juta. Gaji tersebut terdiri dar komponen gaji dan tunjangan sesuai dengan UMK setempat. 

"Gaji tersebut diberikan karena manajer mempunyai tanggung jawab yang berat untuk mengembangkan ekosistem desa," kata Zulhas di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Ia juga mengemukakan manajer KDKMP akan segera menjalankan penempatan sesuai wilayah kerjanya mulai 1 Oktober 2026. Para manajer ini akan mengelola koperasi sebagai infrastruktur pemerintah untuk menangani subsidi bantuan pemerintah dan mengembangkan ekonomi desa. 

Dalam melaksanakan penyaluran bantuan subsidi pemerintah dan akses pembiayaan, PT Agrinas Pangan Nusantara telah melakukan penandatangan kerja sama dengan sejumlah BUMN, antara lain PT Pupuk Indonesia, Bulog, ID Food, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, PLN.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih Mulai Beroperasi Besok, Apa Saja yang Tersedia?

Baca Juga: Minta Jangan Tolak Dulu, Zulhas Buka Suara Soal Penempatan Manajer Kopdes: Nanti Disesuaikan

Di sisi lain, Zulhas memahami kekhawatiran para manajer yang ditempatkan di luar domisili, dan meminta manajer dapat menerima penempatannya untuk memastikan statusnya sebagai manajer KDKMP dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun di bawah Agrinas Pangan Nusantara tidak gugur.    

"Yang paling penting sekarang dari manajer-manajer yang sudah ditempatkan itu, diterima dulu agar statusnya tetap sebagai PKWT. Nanti kalau koperasinya yang dekat domisili sudah selesai dibangun, lokasinya akan disesuaikan. Jadi status tidak gugur," kata Zulhas.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra