Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Megawati-Prabowo Bertemu Oktober, Ada Sinyal Soal Masalah Gibran

Megawati-Prabowo Bertemu Oktober, Ada Sinyal Soal Masalah Gibran Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Rencana pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto menjadi perhatian di tengah dinamika politik nasional. Pertemuan yang direncanakan berlangsung pada Oktober tersebut dinilai menarik karena terjadi ketika pemerintahan Prabowo memasuki tahun kedua dan sejumlah isu politik sedang berkembang.

Jurnalis senior Bambang Harymurti menilai waktu pertemuan tersebut menjadi hal yang penting untuk dicermati. Menurutnya, Prabowo telah lama membuka jalur komunikasi dengan Megawati melalui berbagai cara, sementara respons langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan baru terlihat pada momentum saat ini.

"Kalau Prabowo ingin ketemu Bu Mega itu kan sudah lama sinyalnya. Justru yang lebih tepat dilihat itu mengapa Bu Mega baru sekarang mau terima. Kita tahu bagaimana hubungan Bu Mega dengan Pak Jokowi, dan Gibran adalah anaknya Pak Jokowi. Momen ini mungkin menjadi bagian dari adukan politik untuk memberi sinyal ke mana arah angin berhembus," jelas Bambang Harymurti di channel Youtube Sinkos Indonesia yang tayang pada 30/9/2026.

Pertemuan tersebut juga berlangsung di tengah perhatian terhadap proses persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan mengenai syarat kualifikasi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Situasi itu membuat komunikasi antara Megawati dan Prabowo ikut dibaca dalam konteks dinamika politik yang lebih luas.

Bambang menyoroti hubungan politik antara Megawati dengan Presiden ke-7 Joko Widodo, yang juga merupakan ayah Gibran. Karena itu, menurut pandangannya, waktu keterbukaan komunikasi Megawati dengan Prabowo menjadi salah satu aspek yang menarik untuk dicermati.

Di sisi lain, rencana pertemuan tersebut belum dapat secara langsung dimaknai sebagai kesepakatan politik tertentu. Isi pembicaraan maupun agenda yang akan dibahas kedua tokoh masih belum diketahui secara terbuka.

Baca Juga: Jika Wapres Gibran Diganti, Nama AHY hingga Bahlil Disebut Potensi Masuk Bursa Wapres

Meski demikian, pertemuan Megawati dan Prabowo berpotensi menjadi perhatian dalam membaca perkembangan hubungan politik antara pemerintah dan PDI Perjuangan. Terlebih, pertemuan itu berlangsung ketika berbagai isu ketatanegaraan dan konsolidasi kekuatan politik tengah berkembang.

Karena itu, momentum pertemuan pada Oktober mendatang akan menjadi salah satu perkembangan yang ditunggu dalam dinamika politik nasional. Apakah pertemuan tersebut hanya menjadi ruang komunikasi antartokoh atau menghasilkan perkembangan politik lebih lanjut masih akan terlihat dari langkah kedua pihak setelah pertemuan berlangsung.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat