Ditargetkan Rampung Tahun Ini, OJK Ungkap Merger Asuransi BUMN Belum Ada Perkembangan
Kredit Foto: Azka Elfriza
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menunggu proposal merger perusahaan asuransi yang disiapkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Regulator menargetkan dapat memperoleh gambaran lebih lengkap mengenai rencana tersebut pada Oktober 2026.
Kepala Departemen Pengawasan Asuransi dan Jasa Penunjang OJK Sumarjono mengatakan pembahasan bersama Danantara masih berlangsung. Hingga saat ini, proposal merger belum bersifat final karena proses due diligence yang dilakukan Danantara masih berjalan.
“Rapatnya masih berjalan terus, jadi yang firm-nya belum ada, proposal dari Danantara, karena mereka masih melakukan due diligence dan lain sebagainya gitu. Kita harapkan memang di Oktober ini kami sudah bisa mendapatkan gambaran yang lebih lengkap,” ujar Sumarjono kepada wartawan seusai acara Pembukaan Future by Design AAJI di Grha AAJI, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Menurut Sumarjono, proses yang berlangsung saat ini belum menghasilkan proposal final yang dapat menjadi dasar bagi regulator untuk melihat keseluruhan rencana merger. Karena itu, OJK masih mengikuti perkembangan pembahasan dan menunggu tahapan yang dilakukan Danantara.
Rencana konsolidasi perusahaan asuransi tersebut masih berada dalam tahap pembahasan di tingkat regulator. OJK akan melihat proposal yang disampaikan setelah Danantara menyelesaikan proses yang diperlukan, termasuk due diligenceterhadap perusahaan yang masuk dalam rencana konsolidasi.
Sumarjono mengatakan proses tersebut memiliki target penyelesaian hingga Desember 2026. Namun, OJK masih akan melihat apakah jadwal tersebut realistis berdasarkan perkembangan proposal dan tahapan yang harus dilalui.
“Tapi itu ini ya, proposalnya, kalau misalnya eksekusinya mereka sebenarnya sampai dengan Desember. Kami lihat nanti apakah itu waktunya masuk akal, atau mungkin juga ada relaksasi, atau waktunya molor dari itu,” kata Sumarjono.
Baca Juga: OJK Pantau Ketat Konsolidasi Asuransi BUMN oleh Danantara
Baca Juga: INKA Terbelit Utang Rp4,7 Triliun, Merger dengan KAI Dibayangi Masalah Keuangan
Baca Juga: Tunggu Pemegang Saham, Merger Adhi Karya dan PT PP Target Rampung Akhir 2026
Sebelumnya, Danantara dan BP BUMN menargetkan penyatuan asuransi BUMN rampung pada 2026. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, pun telah menggelar pertemuan dengan Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko, pada Rabu, 17 Juni 2026.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri