Kredit Foto: Pertamina
PT Pertamina Patra Niaga (PPN) memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) Non Subsidi per 1 Oktober 2026 belum mengalami perubahan dan masih menggunakan harga yang berlaku pada periode September.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan keputusan mempertahankan harga BBM Non Subsidi dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi masyarakat.
“Untuk BBM Non Subsidi, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat maka sampai saat ini masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya (September),” kata Kitty kepada Warta Ekonomi, Kamis (1/10/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus menanggapi informasi sebelumnya yang menyebutkan adanya potensi penyesuaian harga BBM Non Subsidi mulai 1 Oktober 2026.
Sementara itu, untuk BBM Subsidi, Pertamina Patra Niaga menyebut harga masih akan tetap hingga akhir tahun 2026 sesuai dengan kebijakan pemerintah.
“Untuk BBM Subsidi sesuai kebijakan pemerintah harga tetap sampai dengan akhir tahun 2026,” ujar Kitty.
Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa tren kenaikan harga minyak global terus menjadi perhatian pemerintah.
Berdasarkan data Bloomberg pada Senin (28/9/2026) pukul 12.50 WIB, harga minyak mentah Brent kontrak pengiriman November 2026 tercatat naik 3,39% menjadi USD107,86 per barel.
Yuliot menjelaskan kenaikan harga minyak dunia tidak berdampak terhadap harga BBM Subsidi karena pemerintah telah menetapkan kebijakan harga tetap hingga akhir tahun.
Baca Juga: Siap-siap, Harga BBM Non Subsidi Bakal Kembali Disesuaikan
Baca Juga: Airlangga Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Namun, kebijakan tersebut berbeda untuk BBM Non Subsidi yang mengikuti mekanisme harga pasar.
"Tapi kalau yang nonsubsidi ini kan menyesuaikan dengan harga pasar. Jadi, ini yang kita lihat, rata-rata dalam satu bulan itu kira-kira berapa penyesuaiannya," ujar Yuliot saat ditemui dalam rangkaian kegiatan Hari Pertambangan dan Energi 2026 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026).
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya perubahan harga BBM Non Subsidi, Yuliot menyebut penyesuaian tetap dimungkinkan dilakukan.
"Iya, ada penyesuaian," pungkasnya.
Adapun daftar harga BBM Pertamina yang berlaku per 1 Oktober 2026 yakni:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter
- Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.300 per liter
- Dexlite (CN 51): Rp19.700 per liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp21.150 per liter
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: