Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PPRO Raih Dua Penghargaan, Perkuat Reputasi di Industri Properti

PPRO Raih Dua Penghargaan, Perkuat Reputasi di Industri Properti Kredit Foto: PT PP Properti Tbk
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT PP Properti Tbk (PPRO) meraih dua penghargaan di bidang properti pada September 2026. Penghargaan tersebut yakni Top SOE Subsidiaries Awards 2026 dari The Iconomics Media dan Disway Awards – Trusted & Popular Brand 2026 dari Disway National Network.

Bagi PPRO, dua penghargaan tersebut menjadi pengakuan eksternal yang mendukung penguatan reputasi perusahaan di industri properti Indonesia. Apresiasi ini sekaligus menjadi dorongan untuk memperkuat hubungan dengan konsumen dan pemangku kepentingan, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta menempatkan kepercayaan sebagai landasan transformasi perusahaan.

Pada Top SOE Subsidiaries Awards 2026, PPRO meraih penghargaan untuk kategori Property. Penghargaan yang diselenggarakan The Iconomics Media tersebut merupakan bagian dari The Eight Brand Equity Forum 2026 yang digelar pada Rabu (16/9) di Gedung Serba Guna Oryza Perum BULOG, Jakarta.

Penghargaan diserahkan oleh Founder & CEO The Iconomics Bram S. Putro bersama Director of Brand, Research, and Strategy The Iconomics Alex Mulya.

Top SOE Subsidiaries Awards 2026 merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan anak dan cucu BUMN yang dinilai berdasarkan kajian melalui media monitoring, dengan mempertimbangkan aspek related news dan sentiment analysis.

Pengakuan berikutnya datang pada penghujung September. PPRO meraih Disway Awards – Trusted & Popular Brand 2026 untuk kategori Properti – Perumahan & Kawasan.

Penghargaan yang diselenggarakan Disway National Network tersebut diserahkan langsung oleh Founder Disway Dahlan Iskan pada Selasa (29/9) di Ballroom JW Marriott Hotel Mega Kuningan, Jakarta. Acara tersebut turut menghadirkan Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Digital RI Molly Prabawaty serta Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza sebagai keynote speaker.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, Disway Awards merupakan program apresiasi berbasis riset mengenai tingkat kepercayaan dan popularitas merek yang diselenggarakan Disway National Network bekerja sama dengan Infovesta Utama.

Riset tersebut dilaksanakan pada Juli–Agustus 2026 di 20 kota besar di Indonesia dengan melibatkan 20.000 responden usia produktif. Penelitian menggunakan metode Multistage Area Random Sampling dengan parameter Top of Mind Awareness untuk mengukur tingkat pengenalan suatu merek di tengah publik.

Dalam kesempatan tersebut, Dahlan Iskan menekankan pentingnya integritas dan kredibilitas dalam penyelenggaraan penghargaan. Menurutnya, penghargaan harus menjadi bentuk apresiasi yang didasarkan pada prestasi dan proses penilaian yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar seremoni.

“Kami tidak ingin ajang ini jadi sekadar seremoni biasa. Tapi juga harus berfokus pada hasil riset objektif dan aspirasi publik. Sebuah penghargaan harus murni menjadi apresiasi atas prestasi yang kredibel dan tidak diperjualbelikan,” ujar Dahlan.

Bagi penerima penghargaan, apresiasi tersebut juga membawa tanggung jawab untuk menjaga kualitas dan reputasi yang telah dibangun.

Direktur Utama PPRO Dyah Rahadyannie menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada perusahaan. Menurutnya, kepercayaan menjadi fondasi bagi PPRO dalam membangun nilai jangka panjang.

“Kepercayaan adalah fondasi bagi PPRO untuk membangun nilai jangka panjang. Kami bersyukur atas dua penghargaan ini dan menjadikannya dorongan untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat layanan, serta menghadirkan manfaat bagi konsumen dan masyarakat. Kami ingin reputasi PPRO tumbuh seiring dengan komitmen yang kami wujudkan dalam setiap langkah perusahaan,” ujar Dyah.

Dyah mengatakan penguatan reputasi akan berjalan seiring dengan agenda transformasi PPRO. Perusahaan akan terus memperkuat fundamental bisnis, mengedepankan tata kelola yang baik, serta menjaga fokus pada kualitas produk dan layanan sebagai dasar keberlanjutan usaha.

“Kami membawa semangat transformasi untuk membangun PPRO yang semakin tangguh, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan konsumen. Dengan tata kelola yang baik dan fokus pada penguatan fundamental, kami berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tambah Dyah.

Bagi PPRO, penghargaan tersebut bukan menjadi akhir dari pencapaian, melainkan dorongan untuk terus memperkuat transformasi perusahaan, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta menghadirkan karya yang relevan bagi konsumen dan industri properti Indonesia.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri