Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Indonesia Juara ASEAN Cup, Herdman Disebut Kini Bisa Bekerja Lebih Tenang

Indonesia Juara ASEAN Cup, Herdman Disebut Kini Bisa Bekerja Lebih Tenang Kredit Foto: Instagram/officialjohnherdman
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan modal penting bagi John Herdman untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Keberhasilan tersebut dinilai dapat meredakan tekanan sekaligus membuat Herdman lebih leluasa menyiapkan skuad menuju Piala Asia 2027.

Pengamat sepak bola Weshley Hutagalung menilai pencapaian Indonesia di turnamen tersebut bukan hanya menghadirkan kebanggaan bagi publik. Trofi juara juga disebut mampu menciptakan atmosfer positif dalam perjalanan Timnas Indonesia ke depan.

“Keberhasilan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 punya dampak besar untuk menghadirkan atmosfer positif dalam perjalanan tim nasional ke depan,” kata Weshley kepada KOMPAS.com.

Menurut Weshley, keberhasilan tersebut turut memberi ruang bagi Herdman untuk bekerja tanpa terlalu dibayangi perbandingan dengan pelatih sebelumnya. Hasil di turnamen menjadi modal penting bagi pelatih asal Inggris itu untuk membangun tim menjelang agenda yang lebih besar.

“Pelatih John Herdman bisa lebih tenang bekerja karena narasi-narasi pembanding dengan pelatih terdahulu akan terkikis,” ujar Weshley.

Ia menilai prestasi tetap menjadi ukuran utama dalam menilai kinerja tim senior. Karena itu, keberhasilan membawa Indonesia menjadi juara dapat memperkuat posisi Herdman di mata publik sepak bola Tanah Air.

“Karena apa pun hasil perubahan seorang pelatih, ukuran penilaian terhadap tim senior adalah prestasi,” imbuhnya.

Herdman sebelumnya sempat mendapat sorotan ketika Timnas Indonesia gagal mengalahkan Malaysia pada pertandingan kedua fase penyisihan Grup A. Hasil tersebut membuat tekanan terhadap pelatih semakin terasa, terlebih ekspektasi terhadap Timnas Indonesia terus meningkat.

Namun, situasi berubah setelah Indonesia berhasil melewati Thailand pada pertandingan final. Garuda bermain imbang 2-2 selama 120 menit sebelum memastikan kemenangan 4-2 melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Weshley menilai Herdman pada akhirnya berhasil menjawab ekspektasi publik melalui pertandingan penentuan tersebut. Menurut dia, gelar juara menjadi bukti yang dapat memperkuat kepercayaan terhadap proyek yang sedang dibangun Herdman.

“Pelatih John Herdman berhasil memuaskan dahaga dan ekspektasi publik sepak bola Indonesia di laga final,” kata mantan Pemimpin Redaksi Tabloid BOLA tersebut.

Meski demikian, keberhasilan di FIFA ASEAN Cup 2026 bukan berarti seluruh persoalan Timnas Indonesia telah selesai. Weshley masih melihat sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada Januari mendatang.

Baca Juga: John Herdman Tak Mau Timnas Indonesia Berhenti Setelah Juara, Piala Asia Sudah Menanti

Salah satunya berkaitan dengan kebugaran dan kedalaman skuad. Dalam laga final melawan Thailand, Indonesia sempat kesulitan mempertahankan kontrol permainan ketika pertandingan berlangsung semakin panjang.

Thailand juga dinilai memiliki kedalaman skuad yang lebih baik sehingga pergantian pemain mereka mampu memberikan perubahan terhadap jalannya pertandingan. Kondisi tersebut menjadi catatan bagi Herdman untuk mempersiapkan skuad yang lebih siap menghadapi kompetisi dengan level persaingan lebih tinggi.

Di sisi lain, Herdman menunjukkan kemampuan melakukan perubahan selama pertandingan final. Masuknya Dean James, Rizky Ridho, Egy Maulana Vikri, dan Rayhan Hannan dinilai mampu memberikan kecepatan serta opsi baru dalam serangan Indonesia.

Keberhasilan tersebut membuat Herdman kini memiliki dua modal sekaligus. Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan kepercayaan publik, sementara catatan dari pertandingan final dapat menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan Timnas Indonesia menghadapi tantangan Piala Asia 2027.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama