Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jakarta Masuk 140 Besar Dunia, Pramono Singgung PR Gubernur Lama

Jakarta Masuk 140 Besar Dunia, Pramono Singgung PR Gubernur Lama Kredit Foto: Syarief Muhammad Syafiq
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kenaikan posisi Jakarta dalam sejumlah indeks kota global merupakan hasil kesinambungan pembangunan yang dilakukan pemerintah dan masyarakat, termasuk penyelesaian pekerjaan rumah dari pemerintahan sebelumnya.

Pramono mengatakan Jakarta kini berada di peringkat ke-71 dari 156 kota dalam indeks global Kearney. Sementara berdasarkan laporan terbaru Oxford Economics, Jakarta menempati peringkat ke-140 dari 1.000 kota di dunia.

“Jakarta sekarang ini sebagai kota global untuk Kearney kita nomor 71 dari 156. Terakhir minggu lalu barusan dirilis dari Oxford Economics University, dari 1.000 kota dunia kita nomor 140,” kata Pramono di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026).

Menurut Pramono, pencapaian tersebut tidak hanya berasal dari kebijakan satu pemerintahan atau individu. Ia menilai terdapat proses berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya maupun masyarakat dalam membenahi Jakarta.

“Dan menurut saya bukan siapa-siapa yang membuat itu menjadi lebih baik, tetapi memang kesadaran sepenuhnya," kata Pramono.

Pramono menegaskan keberlanjutan menjadi salah satu prinsip yang dipegangnya dalam pembangunan Jakarta. Ia mengatakan proyek yang telah dirintis oleh gubernur sebelumnya akan tetap dilanjutkan sepanjang masih menjadi bagian dari kebutuhan pembangunan ibu kota.

“Dan dalam berbagai acara saya selalu mengatakan bahwa saya akan menyelesaikan hal-hal yang belum selesai dari gubernur-gubernur sebelumnya,” tegasnya.

Ia mencontohkan pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta yang menurutnya menunjukkan pentingnya kesinambungan proyek transportasi publik lintas pemerintahan.

Pramono mengatakan pembangunan LRT rute Kelapa Gading-Velodrome telah diputuskan pada masa Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Proyek tersebut berkaitan dengan penyelenggaraan Asian Games.

Baca Juga: Hadapi El Nino Panjang, Pramono Minta DKI Sudah Pasang Kuda-kuda

Baca Juga: PAM Jaya hingga Transjakarta Bakal Jadi Perseroda, Pramono Isyaratkan IPO

Baca Juga: Mal di Jalur Ganjil Genap Sepi, DPRD DKI Khawatir Investasi Lari dari Jakarta

Sementara itu, pembangunan lanjutan dari Velodrome menuju Manggarai diteruskan pada masa Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, ketika Pramono menjabat sebagai Sekretaris Kabinet.

"Untuk LRT dari Kelapa Gading sampai Velodrome itu memang diputuskan ketika itu oleh Bapak Presiden Joko Widodo, gubernurnya Pak Ahok. Tujuannya untuk Asian Games. Tetapi yang melanjutkan dari Velodrome sampai dengan Manggarai namanya Heru Budi dan Sekretaris Kabinetnya namanya Pramono Anung," tutur Pramono.

Pramono mengatakan kesinambungan pembangunan tersebut diharapkan membuat fasilitas publik Jakarta semakin terintegrasi. Menurutnya, pembangunan yang berlanjut dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya menjadi bagian dari upaya meningkatkan posisi Jakarta sebagai kota global.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Annisa Nurfitri