Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Diprediksi Uji 6.200, Sentimen Fed dan Cadangan Devisa Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Uji 6.200, Sentimen Fed dan Cadangan Devisa Jadi Sorotan Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki peluang untuk kembali menguji level 6.200–6.230 pada perdagangan Kamis (8/10/2026). Phintraco Sekuritas menilai peluang tersebut masih terbuka meski sejumlah sentimen global berpotensi memberikan tekanan terhadap pasar.

Dari global, indeks di Wall Street ditutup melemah pada Rabu (7/10). Tekanan juga datang dari hasil risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang menunjukkan para pejabat The Fed memperkirakan masih ada peluang kenaikan suku bunga sebelum akhir 2026. 

"Pertemuan FOMC berikutnya dijadwalkan pada 27–28 Oktober dan 8–9 Desember 2026," tulis riset Phintraco Sekuritas.

Sentimen lainnya datang dari pasar komoditas. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah hingga US$88 per barel, sementara harga emas spot turun 0,98% ke US$4.122 per troy ounce. Di pasar obligasi, imbal hasil US Treasury 10 tahun naik 1 basis poin ke level 5,286%.

Dari dalam negeri, cadangan devisa Indonesia tercatat US$146,3 miliar pada September 2026, turun tipis dari US$146,5 miliar pada Agustus. Meski menurun, posisi tersebut masih setara dengan 5,3 bulan impor dan dinilai memadai untuk menjaga ketahanan eksternal Indonesia.

Baca Juga: IHSG Berbalik Anjlok 0,75%, 378 Saham Berguguran!

Baca Juga: BEI Sorot IFSH dan MITI, Pergerakan Sahamnya Makin Liar

Sementara itu, indeks keyakinan konsumen Indonesia diperkirakan berada di level 118 pada September. 

"Data tersebut menjadi salah satu indikator domestik yang akan diperhatikan investor dalam mencermati arah pergerakan IHSG," ungkap Phintraco Sekuritas.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpotensi menguji area 6.200–6.230. Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,75% ke level 6.146,72 pada Rabu (7/10/2026), setelah sempat menguat hingga 6.210 sebelum berbalik tertekan aksi profit taking.

Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas juga mencantumkan sejumlah saham pilihan, yakni BBRI, DOOH, TLKM, BRMS, dan PGEO.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan