Mulai 2027, Buruh Malaysia Bakal Dapat Gaji Rp8,75 Juta per Bulan
Kredit Foto: Reuters/Hasnoor Hussain
Pemerintah Malaysia menyiapkan kenaikan upah minimum nasional menjadi RM 2.000 atau sekitar Rp8,75 juta per bulan mulai 2027. Kebijakan ini menjadi bagian dari reformasi ekonomi yang tercantum dalam anggaran belanja negara 2027.
Saat ini, upah minimum nasional Malaysia sebesar RM 1.700 atau sekitar Rp7,44 juta per bulan. Kenaikan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan biaya hidup.
Selain upah minimum nasional, pemerintah juga menetapkan standar upah sebesar RM 2.500 atau sekitar Rp 10,94 juta per bulan bagi pekerja semiterampil dan lulusan perguruan tinggi. Sementara itu, standar upah di perusahaan investasi dan perusahaan yang terkait dengan pemerintah atau Government-Linked Investment Company (GLIC) dan Government-Linked Company (GLC) akan dinaikkan menjadi RM 3.400 atau sekitar Rp 14,88 juta per bulan.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan bahwa Anggaran 2027 merupakan bagian dari upaya pemerintah MADANI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun Instagram pribadinya, @anwaribrahim_my, pada Sabtu (10/10/2026).
Selain kebijakan pengupahan, pemerintah mengalokasikan lebih dari RM 80 miliar atau sekitar Rp 350,26 triliun untuk subsidi dan bantuan masyarakat. Anggaran tersebut mencakup subsidi bahan bakar sebesar RM 40 miliar dan bantuan melalui Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM) sebesar RM 3,3 miliar.
Pemerintah juga menetapkan alokasi RM 16 miliar atau sekitar Rp 70,05 triliun untuk program Sumbangan Tunai Rahmah (STR) dan Sumbangan Asas Rahmah (SARA). Melalui program STR, setiap penerima manfaat akan memperoleh bantuan RM 150 per bulan atau RM 1.800 per tahun.
Anwar mengatakan pengendalian biaya hidup turut diperkuat melalui peningkatan upah minimum, upaya memastikan mahasiswa memperoleh upah yang layak, serta berbagai inisiatif dan reformasi lainnya.
Baca Juga: Karhutla RI Bikin Malaysia Parah, Bakom: Kalau Tak Ada Asap, Kita Kirim Oksigen
Malaysia juga menyiapkan bantuan SARA sebesar RM 200 bagi masyarakat yang memenuhi syarat. Bantuan tersebut akan disalurkan dalam dua tahap, masing-masing RM 100 menjelang Idulfitri dan RM 100 untuk memperingati 70 tahun kemerdekaan Malaysia.
Anwar menegaskan pemerintah akan terus memperkuat perekonomian nasional dan memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat Malaysia.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: