Kredit Foto: Muhammad Adimaja
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan secara terbatas pada perdagangan Senin (12/10/2026). Namun, investor perlu mencermati tekanan jual investor asing yang masih membayangi pergerakan pasar saham domestik.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 1,04%. Meski demikian, penguatan tersebut masih diiringi aksi jual bersih atau net sell investor asing sekitar Rp142 miliar.
Sejumlah saham yang paling banyak dijual investor asing meliputi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PACK, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI).
Fanny memperkirakan IHSG berpeluang menguat secara terbatas menuju level 6.150. Namun, apabila indeks gagal menembus level tersebut, IHSG berpotensi kembali terkoreksi ke kisaran 6.000.
"Adapun level support IHSG berada di rentang 6.000–6.050, sedangkan resistance berada di kisaran 6.150–6.200," kata dia dalam riset hariannya.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BNI Sekuritas memberikan sejumlah ide trading untuk enam saham, yakni PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Timah Tbk (TINS), ASLI, DOOH, PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI).
Untuk saham RAJA, strategi yang disarankan adalah buy if break di atas 670, dengan target harga terdekat 685–695 dan batas cut loss di bawah 655.
Baca Juga: IHSG Berpeluang Menguat, Tapi Investor Tetap Waspadai Arus Keluar Asing dan Evaluasi MSCI
Baca Juga: Danantara Siap Masuk Pasar Saham Saat Krisis, Asal Valuasinya Menarik
Sementara itu, TINS dan ASLI masuk dalam kategori speculative buy. TINS memiliki area beli 4.400–4.450, target 4.520–4.560, dan cut loss di bawah 4.400. Adapun ASLI memiliki area beli 458–468, target 476–480, serta cut loss di bawah 456.
Untuk DOOH, strategi yang disarankan adalah buy on weakness pada rentang 238–270. Target harga terdekat berada di 278–290, dengan batas cut loss di bawah 236.
Saham ISAT juga masuk kategori speculative buy, dengan area beli 2.100–2.120, target 2.160–2.190, dan cut loss di bawah 2.100.
Adapun MAPI direkomendasikan dengan strategi buy if break di atas 1.560. Target harga terdekat berada di 1.580–1.615, sedangkan batas cut loss ditetapkan di bawah 1.510.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: