Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kopdes Merah Putih Perkuat Fondasi Ekonomi Kampung di Papua
Kredit Foto: Istimewa
Jelang dua tahun Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pengembangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Papua diarahkan untuk memperluas akses pasar bagi produk masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi kampung. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui persiapan Kopdes Merah Putih Limau Asri Timur di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Koperasi ini diproyeksikan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk menampung dan memasarkan hasil pertanian. Produksi padi setempat dinilai berpotensi memenuhi kebutuhan pasar di Timika.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, menekankan pentingnya menggali komoditas unggulan kampung agar keberadaan koperasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Potensi lokal harus digali. Tujuannya bagaimana menggerakkan ekonomi lokal supaya tumbuh,” ujarnya.
Samuel juga mendorong masyarakat terlibat sebagai anggota sekaligus pemilik koperasi. Partisipasi warga dinilai penting untuk mendukung tata kelola yang transparan dan memastikan manfaat usaha dapat dirasakan masyarakat setempat.
Secara nasional, pemerintah mendorong Kopdes Merah Putih menjadi pusat layanan ekonomi yang menghubungkan program pemerintah dengan kegiatan usaha masyarakat. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan koperasi akan berperan dalam distribusi bantuan sosial, pupuk bersubsidi, serta penyerapan hasil pertanian dan perikanan.
Untuk mendukung operasional program, sebanyak 28.620 calon manajer koperasi telah menerima surat keputusan penempatan pada September 2026. Lebih dari 85 persen di antaranya menyatakan kesediaan bertugas.
Asisten Deputi Pengawasan Penataan Usaha Kementerian Koperasi, Naslindo Sirait, menegaskan bahwa keberhasilan koperasi tidak cukup ditentukan oleh ketersediaan fasilitas. Pengurus juga perlu mengembangkan kegiatan usaha yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Masuk Rantai Pasok Tambang PT Timah di Babel
Saat ini, Kopdes Merah Putih Limau Asri Timur masih menjalani proses verifikasi dan validasi serta melengkapi fasilitas pendukung sebelum beroperasi.
Dengan memanfaatkan potensi lokal, memperkuat tata kelola, dan melibatkan masyarakat, koperasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha serta menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi kampung di Papua.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: