Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Mendadak Babak Belur, Ambruk 2,2 Persen ke Bawah 6.000 pada Perdagangan Siang

IHSG Mendadak Babak Belur, Ambruk 2,2 Persen ke Bawah 6.000 pada Perdagangan Siang Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di bawah level psikologis 6.000 pada perdagangan Senin (12/10/2026) siang. IHSG tercatat turun 134,17 poin atau 2,20% ke level 5.959,59 pada pukul 13.34 WIB.

Penurunan tersebut memperlebar tekanan terhadap IHSG dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.093,76.

Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini juga cukup volatil. Indeks sempat dibuka di level 6.109,32 dan langsung bergerak naik hingga mencapai posisi tertinggi 6.128,72.

Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. IHSG kemudian berbalik masuk ke zona merah dan terus bergerak turun sepanjang perdagangan pagi hingga siang.

IHSG bahkan sempat menyentuh level terendah 5.957,87, sebelum berada di posisi 5.959,59 pada pukul 13.34 WIB.

Dengan posisi tersebut, IHSG telah turun sekitar 2,20% dalam perdagangan hari ini. Penurunan juga membawa indeks kembali ke bawah batas 6.000 yang sebelumnya menjadi salah satu level psikologis penting bagi investor.

Baca Juga: IHSG Langsung Tancap Gas, Dibuka Menguat 0,26% ke 6.109

Baca Juga: IHSG Berpeluang Menguat ke 6.150, Tapi Perlu Cermati Tekanan Asing

Pergerakan IHSG pada grafik intraday menunjukkan tekanan mulai menguat setelah indeks berada di atas level 6.100 pada awal perdagangan. Dari posisi pembukaan 6.109,32, IHSG kemudian turun lebih dari 150 poin ke level terendah hari ini.

Adapun posisi 5.959,59 pada pukul 13.34 WIB berada sekitar 16,72 poin di atas level terendah 5.957,87 yang dicapai pada perdagangan hari ini.

Sementara itu, posisi tertinggi dan terendah IHSG hari ini menunjukkan rentang pergerakan sekitar 170,85 poin. Hal ini menggambarkan tingginya volatilitas perdagangan saham pada sesi berjalan.

Investor kini mencermati apakah IHSG mampu kembali menembus level 6.000 pada perdagangan lanjutan atau justru melanjutkan pelemahan hingga akhir perdagangan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Annisa Nurfitri