Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Syahganda dan Rocky Gerung Disebut Berkhianat: Anda Nikmati Gaji dari Jerih Payah Gibran

Syahganda dan Rocky Gerung Disebut Berkhianat: Anda Nikmati Gaji dari Jerih Payah Gibran Kredit Foto: Antara/Mohammad Ayudha
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Pasukan Gibran Indonesia (PAGI), Fritz Alor Boy, melontarkan kritik keras kepada Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Syahganda Nainggolan dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung. 

Ia menyayangkan sikap kedua tokoh yang baru masuk ke lingkaran pemerintahan Prabowo Subianto pada awal Oktober 2026, tetapi justru menyuarakan keinginan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri atau diganti.

Fritz menilai keberhasilan Prabowo menjadi presiden tidak bisa dilepaskan dari perjuangan Gibran bersama para pendukungnya dalam Pilpres lalu. Karena itu, ia mempertanyakan sikap Rocky yang dinilai tidak menghargai kontribusi Gibran, sementara kini telah menikmati jabatan di lingkungan pemerintahan.

Baca Juga: Said Didu: Saya Mundur saat Jokowi Masih Berkuasa Periode Pertama Karena...

"Hei Rocky Gerung, Anda itu menikmati gaji Rp76,5 juta di Istana Kepresidenan karena hasil jeri payah dari Mas Gibran berpasangan dengan Pak Prabowo," kata Fritz Alor, dikutip dari akun YouTube miliknya, Selasa (13/10/2026). 

Menurut Fritz, Rocky dan Syahganda kini telah menikmati kekuasaan di pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, ia menilai keduanya justru menginginkan Gibran tersingkir dari jabatan Wakil Presiden, padahal Gibran merupakan bagian dari pemerintahan yang sedang berjalan.

"Sekarang Anda sudah menikmati kekuasaan. Anda tidak pernah berjuang, tapi Mas Gibran pasang badan. dan hari ini Anda mau berkhianat dengan Mas Gibran," ujarnya.

Baca Juga: Bukan soal Ijazah, PSI Sebut Kesalahan Gibran Cuma Satu, Prabowo Disinggung

Fritz juga melontarkan kritik serupa kepada Syahganda. Ia mengingatkan bahwa kemenangan Prabowo dalam Pilpres sebelumnya melibatkan kerja pemenangan Gibran beserta para pendukungnya.

"Hei Syahganda Nainggalon, Anda juga sama, sudah menikmati gaji dari hasil keringat Mas Gibran, pasangan Prabowo Gibran. Artinya Mas Gibran juga punya pasukan yang memenangkan mereka," ucapnya.

Ia kemudian menyebut kedua tokoh tersebut tidak menunjukkan rasa terima kasih setelah mendapatkan posisi di pemerintahan. 

"Anda menikmati kekuasaan di masa Mas Gibran, tapi Anda berdua sombong, Anda berdua tidak berterima kasih, malah ingin sekali memakzulkan Mas Gibran dari Wapres," lanjut Fritz Alor Boy.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri