Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ferdinand Hutahaean Tertawakan Firdaus Oiwobo yang Laporkan Rocky Gerung dan Denny Indrayana soal Makar

Ferdinand Hutahaean Tertawakan Firdaus Oiwobo yang Laporkan Rocky Gerung dan Denny Indrayana soal Makar Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengacara Ferdinand Hutahaean melontarkan kritik tajam menanggapi langkah Firdaus Oiwobo yang melaporkan pengamat politik Rocky Gerung dan pakar hukum tata negara Denny Indrayana ke Polda Metro Jaya. Laporan terkait tuduhan makar tersebut justru dinilai Ferdinand sebagai ajang memamerkan kebodohan.

Ferdinand mengaku tertawa melihat manuver Firdaus yang dengan bangga menggunakan pasal makar untuk menjerat kedua tokoh tersebut. Menurutnya, hal ini semakin mengonfirmasi tesisnya bahwa para pendukung fanatik Gibran Rakabuming Raka kian kehilangan rasionalitas.

"Saya tertawa sebetulnya melihat saudara Firdaus Oiwobo, dan di sinilah tesis saya yang menyatakan pemuja Gibran itu semakin lama semakin terlihat kedunguannya. Ada orang yang dipanggil doktor atau profesor, tetapi semakin dungu ketika menjadi pemuja Gibran. Salah satunya Firdaus yang memamerkan kebodohannya dengan bangga," ujar Ferdinand dalam video Instagram, Selasa (13/10).

Ferdinand menyoroti kelemahan mendasar dari tuduhan makar yang dilayangkan Firdaus. Ia menjelaskan bahwa dalam sistem hukum pidana nasional, unsur paling menentukan dari perbuatan makar adalah adanya niat untuk melakukan serangan yang telah diwujudkan dengan persiapan atau langkah-langkah konkret perbuatan tersebut.

Sementara itu, apa yang disuarakan oleh Rocky Gerung dan Denny Indrayana terkait upaya pencopotan Gibran murni merupakan kritik dan langkah yang sah secara hukum.

"Yang mereka tempuh adalah jalur konstitusional. Diatur di dalam konstitusi, diatur di dalam undang-undang, diatur dalam hukum acara. Jadi sama sekali tidak ada unsur makarnya di sana," tegas Ferdinand.

Lebih lanjut, mantan politikus Partai Demokrat ini menyindir motif di balik pelaporan tersebut. Ferdinand menduga langkah Firdaus melaporkan Rocky dan Denny tak lebih dari sekadar manuver untuk mencari peluang politik.

"Saya melihat Firdaus Oiwobo ini mungkin lagi mencari peluang supaya bisa masuk di jajaran elite para penjilat Jokowi. Sayangnya, setelah beberapa kali membuat organisasi hingga sekarang Gibranisti, ujung-ujungnya seperti itu," pungkas Ferdinand.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat