Mengapa Sekjen Projo Hanya Melihat Scan Ijazah Jokowi? Ini Keterangan di Persidangan
Kredit Foto: Vico - Biro Pers Sekretariat Presiden
Ijazah asli Joko Widodo (Jokowi) disebut sedang berada di Polda Metro Jaya ketika Sekretaris Jenderal DPP Projo Freddy Alex Damanik berkunjung ke rumah mantan presiden tersebut di Solo. Karena itu, menurut kesaksian Freddy, Jokowi hanya memperlihatkan dokumen hasil pemindaian atau scan ijazahnya dalam pertemuan tersebut.
Keterangan itu disampaikan Freddy saat bersaksi dalam persidangan terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (15/10/2026). Ia menjelaskan bahwa dirinya belum pernah melihat ijazah asli Jokowi secara langsung, meskipun pernah diperlihatkan dokumen digital yang disebut sebagai hasil scan ijazah tersebut.
Freddy mengatakan, pertemuan di Solo itu berlangsung ketika dirinya datang bersama sejumlah relawan Projo. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi disebut ingin menunjukkan dokumen ijazah agar Freddy lebih percaya diri saat berbicara kepada publik mengenai polemik yang berkembang.
"Tapi pada saat saya datang ke Solo ketemu Pak Jokowi bersama teman-teman Projo, Pak Jokowi mengatakan begini, 'Mas Freddy, kamu kan sering di media tampil, jadi saya ingin menunjukkan ijazah asli saya kepada kamu biar kamu lebih percaya diri. Tapi sayang, ijazah itu sedang di Polda Metro. Oleh karena itu sekarang saya tunjukkan yang scan saja, ya'. Jadi saya hanya melihat yang scan," kata Freddy.
Pernyataan tersebut menjelaskan alasan Freddy hanya melihat dokumen digital, bukan ijazah asli. Namun, keterangan mengenai keberadaan ijazah di Polda Metro Jaya itu disampaikan Freddy berdasarkan percakapannya dengan Jokowi, bukan dari pengakuan bahwa ia melihat sendiri dokumen asli tersebut di lokasi itu.
Dalam pemeriksaan yang sama, jaksa penuntut umum (JPU) secara langsung menanyakan apakah Freddy pernah melihat ijazah Jokowi. Freddy menjawab bahwa dirinya tidak pernah melihat dokumen asli secara langsung.
"Yang asli saya tidak pernah melihat langsung," ucap Freddy.
Jaksa sebelumnya juga menanyakan sejak kapan Freddy mengenal Jokowi. Sekjen Projo itu menyebut pertemuan pertamanya dengan Jokowi terjadi pada 2013. Ia menegaskan bahwa keduanya saling mengenal.
"2013 pertama sekali saya ketemu beliau," ujar Freddy ketika menjawab pertanyaan jaksa.
Baca Juga: Yakin 100 Persen Ijazah Jokowi Asli, Andi Azwan Akui Tak Pernah Lihat Dokumen Fisiknya
Kesaksian Freddy tersebut memperlihatkan batas pengetahuannya mengenai dokumen yang menjadi bagian dari polemik ijazah Jokowi. Ia mengaku pernah melihat hasil scan yang diperlihatkan saat berkunjung ke Solo, tetapi tidak pernah memeriksa ijazah asli secara langsung.
Karena itu, keterangan Freddy tidak dapat disamakan dengan pemeriksaan langsung terhadap dokumen asli ataupun verifikasi independen atas keasliannya. Kesaksiannya di persidangan menjelaskan pengalaman pribadi saat melihat dokumen digital dan percakapan yang menurutnya terjadi dengan Jokowi.
Keterangan tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan saksi dalam perkara yang menjerat Dokter Tifa sebagai terdakwa. Fakta yang disampaikan Freddy di persidangan berpusat pada dokumen yang pernah dilihatnya serta alasan, menurut penuturannya, Jokowi hanya menunjukkan hasil scan pada saat pertemuan di Solo.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama