Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ketum Partai ini Usul Kopdes Merah Putih Jualan BBM Gantikan Pertamina

Ketum Partai ini Usul Kopdes Merah Putih Jualan BBM Gantikan Pertamina Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Gede Pasek Suardika, menyindir guna mengatasi krisis dan antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda sejumlah daerah.

Gede Pasek mengusulkan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diberi wewenang menjual BBM secara langsung kepada masyarakat, mengambil alih fungsi distribusi dari PT Pertamina (Persero).

Pasek menilai jaringan Kopdes Merah Putih yang tersebar merata hingga ke pelosok desa menjadi kunci utama untuk mengurai kekacauan rantai pasok BBM nasional.

Menurut Pasek, kelangkaan dan antrean kendaraan yang mengular di berbagai SPBU terjadi akibat kurang efektifnya pengelolaan distribusi BBM saat ini.

Dengan melibatkan Kopdes Merah Putih, pelayanan BBM dinilai bisa lebih dekat dan cepat menjangkau kebutuhan warga di tingkat tapak.

"Sudah saatnya Kopdes Merah Putih ditugaskan jual BBM. Ambil alih dari Pertamina. Dengan penyebarannya yang begitu merata, maka tidak akan ada lagi antrean berlebihan," ujar Pasek dalam keterangannya, Kamis (15/10).

Tak hanya memberikan usulan distribusi BBM, Pasek turut melontarkan kritik pedas terhadap skala prioritas anggaran pemerintah.

Ia menilai alokasi dana triliunan rupiah untuk program-program yang dianggap belum efektif, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembiayaan Kopdes justru menguras kas negara.

Dampaknya, pemerintah dinilai mengalami kesulitan finansial saat harus menjamin pasokan BBM impor bagi kebutuhan mendasar rakyat.

Di saat masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, Pasek menyayangkan sikap pemerintah yang justru terus mempergemuk struktur birokrasi.

"Terlalu mudah triliunan untuk kegiatan tidak efektif seperti MBG dan Kopdes. Akibatnya uang untuk belikan BBM rakyatnya kesulitan. Yang dipilih malah terus menambah jumlah pejabat. Terus melantik pejabat," tegas Pasek.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat