Kredit Foto: Istimewa
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali mulai membuka peluang bagi pasar motor listrik. Sejumlah anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) melaporkan peningkatan minat dan permintaan kendaraan listrik di wilayah yang terdampak keterbatasan pasokan BBM tersebut.
Ketua Umum AISMOLI Budi Setyadi mengatakan, peningkatan permintaan mulai dirasakan oleh beberapa anggota asosiasi. Bahkan, salah satu merek motor listrik harus memberlakukan masa inden sekitar satu minggu untuk memenuhi permintaan konsumen.
"Betul, dari informasi yang kami terima, beberapa anggota AISMOLI memang mulai merasakan adanya peningkatan minat dan permintaan motor listrik khususnya di wilayah yang terdampak kelangkaan BBM seperti Bali," kata Budi kepada Warta Ekonomi, Senin (19/10/2026).
Menurut dia, masa inden tersebut terjadi karena stok yang tersedia perlu didatangkan dari luar wilayah terdampak untuk memenuhi permintaan konsumen.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa ketersediaan BBM dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai alternatif mobilitas harian.
Meski demikian, AISMOLI belum dapat memastikan besaran kenaikan penjualan motor listrik di Bali. Budi menegaskan, peningkatan permintaan yang dilaporkan anggotanya masih bersifat lokal dan situasional.
AISMOLI juga belum memiliki data konsolidasi untuk mengukur dampak kelangkaan BBM terhadap penjualan motor listrik di seluruh Bali.
Baca Juga: Bahlil Sebut Stok Pertalite di Bali hanya Cukup Sampai 12 Hari, Setara 30 Juta Liter
Baca Juga: Antrean BBM di Bali Mereda, Ganjil-Genap Diperpanjang hingga 23 Oktober
Baca Juga: Bahlil Sebut Antrean BBM di Bali Mulai Terurai, SPBU Buka 24 Jam
Budi menilai, peluang pasar motor listrik tetap terbuka apabila didukung sejumlah faktor, mulai dari harga kendaraan yang terjangkau, kemudahan pembiayaan, hingga ketersediaan layanan purnajual dan infrastruktur pengisian daya.
Dengan demikian, peningkatan permintaan di tengah kelangkaan BBM menjadi sinyal adanya peluang bagi industri motor listrik. Namun, keberlanjutan permintaan tersebut masih perlu diuji setelah kondisi pasokan BBM kembali normal.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Annisa Nurfitri