Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Sentil Rocky Gerung, Said Didu: Rakyat Tak Menolak MBG, yang Amburadul Pelaksanaannya

Sentil Rocky Gerung, Said Didu: Rakyat Tak Menolak MBG, yang Amburadul Pelaksanaannya Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menegaskan kepada anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, bahwa masyarakat tidak pernah menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, yang dipersoalkan publik adalah pelaksanaan program tersebut yang dinilai masih bermasalah, mengingat adanya berbagai kasus keracunan makanan serta dugaan penyimpangan yang mencuat dalam implementasinya.

Meski demikian, Said Didu memuji Rocky Gerung yang dinilainya kini lebih rasional dalam menyikapi program MBG dan mulai mengakui perlunya perbaikan dalam pelaksanaannya.

"Alhamdulillah Bung Rocky Gerung kembali rasional bahwa ada yang perlu diperbaiki pada program MBG," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Rabu (21/10).

"Awalnya secara tersirat sering menyatakan bahwa siapa yang menentang MBG adalah melawan konstitusi, padahal rakyat tidak menolak MBG - yang ditolak adalah pelaksanannya yang amburadul," lanjutnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI), Fatimah Azzahra, melontarkan kritik tajam terkait dimensi etika, potensi celah korupsi, serta risiko munculnya praktik pemburu rente di balik pelaksanaan program MBG.

Baca Juga: 103 Siswa Diduga Keracunan MBG, Pemkab Bogor Pastikan Biaya Berobat Ditanggung

Menanggapi kritik tersebut, Rocky Gerung selaku anggota Wantimpres tidak membantah adanya potensi persoalan dalam pelaksanaan program tersebut. Ia mengakui bahwa kebijakan berskala besar seperti MBG berpotensi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari masalah distribusi, penyimpangan, hingga potensi korupsi anggaran apabila tidak diawasi secara ketat.

Meski demikian, Rocky menegaskan bahwa tujuan utama program MBG sebagai upaya pemenuhan gizi masyarakat tidak boleh dihentikan. Menurutnya, yang perlu dibenahi adalah sistem pengawasan dan tata kelola pelaksanaannya apabila ditemukan pelanggaran atau penyimpangan di lapangan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya