Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bidik Loyalitas Konsumen, Meccaya Integrasikan Strategi Pemasaran Digital dan Offline

Bidik Loyalitas Konsumen, Meccaya Integrasikan Strategi Pemasaran Digital dan Offline Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perusahaan farmasi dermatologi PT Meccaya resmi menerapkan integrasi kanal online dan offline secara komprehensif guna membidik loyalitas konsumen di era digital. Transformasi strategis ini dilakukan untuk merespons perubahan perilaku masyarakat yang kini semakin mandiri dalam mencari informasi, membandingkan produk, hingga menentukan keputusan pembelian.

Keberhasilan strategi tersebut bahkan menjadikan produsen Salep Kulit 88 ini sebagai subjek studi kasus dalam buku Customer Behavior in The Digital Era: Teori & Studi Kasus Perusahaan-Perusahaan Sukses Edisi 3. Meccaya dinilai responsif terhadap perubahan pasar melalui penguatan kapabilitas digital, SDM e-commerce, serta penyediaan konten edukasi masalah kulit.

Presiden Direktur Meccaya, Ricky Surya Prakasa, mengungkapkan bahwa perusahaan farmasi kini tidak bisa lagi hanya berfokus pada kualitas produk dan distribusi logistik. Perusahaan dituntut untuk secara aktif merangkul seluruh perjalanan konsumen (customer journey).

“Customer journey kini menjadi luar biasa cepat. Konsumen dapat melakukan seluruh proses pencarian informasi hingga pembelian melalui smartphone, tanpa harus datang langsung ke kanal tradisional,” jelas Ricky.

Meski pemanfaatan media sosial dan marketplace sangat masif, Ricky menegaskan bahwa kanal fisik seperti apotek, jaringan ritel, dan toko independen tidak akan ditinggalkan. Kanal konvensional tetap memegang peran krusial bagi konsumen untuk mendapatkan pengalaman langsung serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau apoteker.

Guna merespons dinamika ini secara terukur, Meccaya menerapkan lima strategi utama, yakni pemanfaatan data konsumen (consumer insight), penyediaan konten edukasi lintas platform, kemudahan akses pembelian (easy purchase), rekomendasi produk yang relevan (personal experience), serta perbaikan layanan secara berkelanjutan (continuous improvement).

Integrasi kemudahan akses informasi, keamanan bertransaksi, dan ragam opsi pembayaran digital diyakini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap portofolio Meccaya, yang meliputi Krim 88 Anti Jamur, 88 Acne Cream, Meccaderm, Lukajel, Sarijel, Diclopain, hingga Nuderma.

“Dari mencari solusi, mendapatkan edukasi, percaya pada brand, membeli dengan mudah, memperoleh pengalaman positif hingga menjadi konsumen loyal,” pungkas Ricky menggambarkan perjalanan ekosistem konsumen yang tengah dibangun oleh Meccaya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat