Kredit Foto: Ist
Perubahan ekspektasi pelanggan, investor, dan karyawan membuat reputasi serta keterikatan (employee engagement) semakin menentukan keberlanjutan bisnis perusahaan. Perusahaan kini tidak cukup hanya menawarkan produk dan layanan berkualitas, tetapi juga dituntut membangun kepercayaan, tata kelola yang baik, dan lingkungan kerja yang mampu mempertahankan talenta.
Group Chief Editor SWA, Kemal Effendi Gani mengatakan perusahaan saat ini menghadapi pertanyaan yang lebih luas dari para pemangku kepentingan dibandingkan sebelumnya.
“Dulu mungkin pelanggan kita cukup bertanya apakah produk yang dihasilkan sudah bagus atau belum. Namun sekarang mereka juga bertanya apakah perusahaan ini bisa dipercaya atau tidak,” ujar Kemal dalam ajang penghargaan di Hotel Shangri-La Jakarta, 10 Oktober 2026.
Perubahan serupa terjadi di kalangan investor. Menurut Kemal, investor kini tidak hanya mempertimbangkan tingkat pengembalian investasi, tetapi juga bagaimana perusahaan dikelola.
“Investor sekarang tidak hanya bertanya berapa return-nya, tetapi juga bagaimana perusahaan tempat mereka berinvestasi dikelola dengan baik,” tambahnya.
Sementara bagi karyawan, kompensasi bukan lagi satu-satunya faktor yang menentukan keterikatan dengan perusahaan. Talenta saat ini juga mempertimbangkan makna pekerjaan, kesempatan menyampaikan pendapat, peluang pengembangan diri, hingga kebanggaan menjadi bagian dari organisasi.
Kemal menilai kemampuan perusahaan menjawab perubahan ekspektasi tersebut akan menjadi salah satu faktor yang menentukan masa depan dan keberlanjutan bisnis.
Reputasi Dibangun dari Kepercayaan
Salah satu penerima penghargaan, PT Supra Primatama Nusantara (Biznet), menempatkan kepercayaan pelanggan sebagai fondasi dalam membangun reputasi perusahaan.
Senior Manager Marketing Biznet Adrianto Sulistyo mengatakan peningkatan konektivitas digital turut mengubah ekspektasi masyarakat terhadap kualitas layanan internet.
“Dengan koneksi yang semakin banyak dan meningkat, kebutuhan terhadap internet yang berkualitas juga ikut meningkat. Jadi, bukan hanya terkoneksi, tetapi bagaimana mendapatkan koneksi yang berkualitas. Di situlah Biznet sebagai penyedia layanan berupaya memenuhi ekspektasi masyarakat,” ujar Adrianto.
Saat ini Biznet telah menjangkau lebih dari 200 kota di Indonesia dan memiliki lebih dari tiga juta homepass. Perusahaan juga mengelola sendiri infrastruktur digitalnya, yang menurut perusahaan memberikan kontrol lebih besar terhadap kualitas layanan dan memungkinkan standar layanan dijaga secara konsisten di berbagai wilayah.
Sementara itu, Business Consultant, Marketing Researcher, sekaligus Faculty Member Prasetiya Mulya Business School dan salah satu dewan juri Indonesia Most Reputable Companies 2026, Istijanto, menilai reputasi perusahaan perlu dibangun dengan menyeimbangkan kepentingan internal dan eksternal.
“Jika saya simpulkan dalam satu kata yang mewakili upaya membangun reputasi perusahaan, jawabannya adalah keseimbangan. Reputasi perusahaan perlu dibangun dengan mempertimbangkan keseimbangan semua aspek,” ujar Istijanto.
Menurut dia, perusahaan mulai bergerak dari orientasi yang semata-mata mengejar kepentingan dan keuntungan sendiri menuju pendekatan yang turut mempertimbangkan kontribusi serta dampak terhadap masyarakat dan ekosistem yang lebih luas.
Pandangan tersebut menjadi dasar penyelenggaraan program Indonesia Most Reputable Companies 2026, Indonesia Most Reputable Companies Champions 2026, dan Indonesia Best Employee Engagement 2026 yang digelar SWA Media Group bersama Business Digest.
Indonesia Most Reputable Companies 2026 dinilai berdasarkan survei kepada pelanggan melalui empat aspek, yakni product and services, corporate credibility, value and program, serta people and relationship. Sementara kategori Champions melalui tahapan penjaringan, seleksi administrasi, dan presentasi di hadapan dewan juri.
Adapun Indonesia Best Employee Engagement 2026 menggunakan survei internal kepada karyawan untuk mengukur keterikatan, rasa memiliki, dan hubungan positif antara karyawan dengan organisasi.
Untuk Indonesia Most Reputable Companies 2026, penerima penghargaan antara lain PT Lion Super Indo, KMN EyeCare, PT Kereta Api Indonesia (Persero), RS Awal Bros Group, PT Asuransi BRI Life, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance), PT BCA Finance, Biznet, PT Taspen (Persero), PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero), PT Mandiri Tunas Finance, PT Bio Farma (Persero), PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), IndiHome, PT AXA Insurance Indonesia, dan PT Asuransi Astra Buana (Garda Oto).
Untuk Indonesia Most Reputable Companies Champions 2026, penerima penghargaan antara lain PT Lion Super Indo, JBA Indonesia, Mercier Corp, PT Asuransi BRI Life, PT Bio Farma (Persero), PT BNI Sekuritas, dan PT Asuransi Astra Buana (Garda Oto).
Sementara Indonesia Best Employee Engagement 2026 diberikan antara lain kepada PT Tangkas Cipta Optimal (TACO Group), Garudafood Group, PT Kutus Kutus Herbal Sanga Sanga Group, PT Acer Indonesia, PT Sun Life Financial Indonesia, PT Erajaya Swasembada Tbk, Indonesia Financial Group (IFG), dan PT Mandiri Utama Finance.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: