Prabowo Ibaratkan Kabinet seperti Tim Sepak Bola, Hersebuno Arief Baca Sinyal Reshuffle
Kredit Foto: BPMI
Presiden Prabowo Subianto memberi isyarat bahwa pembagian peran di Kabinet Merah Putih masih dapat berubah seiring perjalanan pemerintahan. Hal itu disampaikan melalui analogi pertandingan sepak bola saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna, Rabu (21/10/2026).
Prabowo mengatakan tidak semua anggota kabinet langsung mendapat kesempatan tampil sejak awal. Ia meminta pejabat yang belum banyak memperoleh peran agar tetap bersabar karena kesempatan menjalankan tugas bisa datang sesuai kebutuhan.
“Sebagaimana saya sampaikan dari awal pemerintahan kita, tidak semua pemain akan kita mainkan di awal. Ada yang cadangan, ada yang pendukung, ada yang striker,” kata Prabowo.
Ia juga mengingatkan para pejabat yang belum mendapat kesempatan agar tidak merasa frustrasi. Menurutnya, setiap anggota kabinet memiliki peluang untuk menjalankan peran lebih besar pada waktunya.
“Yang cadangan jangan frustrasi. Pada saatnya Saudara akan kita mainkan,” ujarnya.
Prabowo kemudian menjelaskan bahwa masa pemerintahan lima tahun dapat diibaratkan sebagai pertandingan sepak bola yang berlangsung dalam dua babak. Ia menilai pemerintahannya belum mencapai jeda pertandingan karena baru menjalani babak pertama.
“Ibarat ini pertandingan sepak bola, kita sesungguhnya belum sampai ke halftime. Apa itu halftime? Kita belum selesai satu babak kan? Kita ini lima tahun. Jadi dua setengah tahun baru babak pertama,” tuturnya.
Pernyataan tersebut ditafsirkan jurnalis senior Hersebuno Arief sebagai sinyal bahwa perombakan atau reshuffle kabinet masih terbuka. Dalam video di kanal YouTube Hersebuno Point, ia menilai analogi Prabowo menunjukkan kemungkinan perubahan susunan maupun pembagian tugas para pejabat.
“Presiden Prabowo Subianto memastikan reshuffle kabinet akan terus berlanjut,” katanya, dikutip Kamis (22/10/2026).
“Prabowo mengibaratkan Pemerintahannya saat ini baru main kurang dari 45 menit atau Half Time,” ujarnya.
Baca Juga: Pengamat: Presiden Sudah Menunjukkan Bahwa Dia Adalah Prabowo, Bukan Penerus Jokowi
Hersebuno menilai pejabat yang belum mendapat banyak kesempatan perlu bersiap apabila nantinya diberi tanggung jawab lebih besar. Sebaliknya, anggota kabinet yang saat ini telah menjalankan peran juga tidak seharusnya menganggap posisinya akan terus bertahan.
Meski demikian, dalam pernyataan yang dikutip tersebut, Prabowo tidak mengumumkan jadwal maupun nama pejabat yang akan diganti. Tafsir mengenai kemungkinan reshuffle berasal dari analisis Hersebuno atas analogi sepak bola yang disampaikan presiden.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: