Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dokter Tifa Kecewa Berat di Sidang Ijazah Gegara Dua Hal Ini

Dokter Tifa Kecewa Berat di Sidang Ijazah Gegara Dua Hal Ini Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sidang dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menuai sorotan dari terdakwa Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.

Diketahui, persidangan kembali berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (22/10/2026). Sidang kali ini merupakan kelanjutan dari persidangan pekan sebelumnya, Kamis (15/10/2026), dengan agenda pemeriksaan dua saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU).

Di sela persidangan, Dokter Tifa mengungkapkan kekecewaan terhadap dua hal yang dinilainya belum terjawab, yakni ketidakhadiran Jokowi sebagai pelapor dan belum ditampilkannya ijazah asli yang dipersoalkan di hadapan majelis hakim.

Baca Juga: Ali Syarief soal Kisruh Ijazah Gibran: Bila Eksekutif dan Legislatif Abai, Rakyat yang Bergerak

"Tidak satu kali pun pelapor pertama, yaitu Saudara Joko Widodo hadir," katanya di PN Jakarta Timur, Kamis (22/10/2026).

Bagi Tifa, persoalan kehadiran pelapor menjadi salah satu hal yang disayangkan dalam perjalanan sidang tersebut. Namun, bukan hanya itu yang menjadi sorotannya. Ia juga mempertanyakan mengapa jaksa belum menunjukkan barang bukti utama yang menjadi pusat polemik, yakni ijazah asli Jokowi.

"Sesuatu yang diributkan oleh kita semua selama bertahun-tahun, yaitu ijazah yang katanya sudah disita, juga tidak dihadirkan," ujar Dokter Tifa.

Baca Juga: PSI: Jokowi Mau Ngapain Saja Suka-suka Beliau Selama Tidak Melanggar Aturan

Ia kemudian mengungkapkan keberatannya terhadap perdebatan panjang mengenai dokumen tersebut, sementara ijazah yang dipersoalkan belum ditampilkan dalam persidangan hingga saat ini.

"Sungguh tidak ada artinya ketika kita mendebat, memperdebatkan, atau mendiskusikan sesuatu yang kita masih menduga-duga benda apakah itu, tetapi ijazahnya sendiri sampai dengan hari ini tidak dihadirkan," lanjut dia.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri