Ada Komika Pandji Pragiwaksono Sentil Karhutla hingga Suara Terkait Nasib Jutaan Pelaku Ekonomi Kreatif
Kredit Foto: Ist
Konferensi internasional The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang berlangsung di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (22/10/2026), diwarnai sorotan tajam dari para pelaku industri kreatif.
Selain membahas potensi industri kreatif, ajang ini juga diwarnai penampilan aksi komika senior Pandji Pragiwaksono yang menyentil isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta pernyataan dari CEO Petakumpet M Arief Budiman terkait arah kebijakan pemerintah dalam industri ekonomi kreatif.
Pandji yang hadir sebagai pembicara mulanya memaparkan pentingnya pengelolaan kekayaan intelektual (intellectual property) dan potensi komedi tunggal sebagai aset ekonomi yang berkelanjutan.
Namun, di akhir pemaparannya, ia memanfaatkan panggung internasional tersebut untuk menyerukan penanganan bencana karhutla di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.
"Jarang-jarang dapat kesempatan ini. Saudara-saudara kita di Sumatera, Kalimantan, dan Papua masih kebakaran. Semoga kita masih melindungi mereka, makasih. Mari kita minta pemerintah untuk menanganinya," ujar Pandji.
Sementara itu, CEO Petakumpet M Arief Budiman menyampaikan kritik melalui media sosial mengenai alasan ketidakhadirannya dalam forum tersebut.
Ia mengkritik kebijakan pengembangan ekonomi kreatif yang dinilainya kerap kali hanya berfokus pada kegiatan seremonial dan pemenuhan konten pejabat, alih-alih memberi dampak nyata bagi jutaan pelaku industri kreatif di Tanah Air.
"Tolong jangan buat para pelaku ekonomi kreatif yang jutaan di seluruh penjuru negeri ini, patah hati berkali-kali pada kebijakan dan strategi pengembangan ekonomi kreatif yang hanya sampai pada glorifikasi kunjungan dan konten pejabat serta indahnya laporan ke presiden. Tapi realitasnya, ekonomi kreatif jalan di tempat selama 20 tahun terakhir, sejak 2006, saat istilah itu mulai diperkenalkan," tulis Arief melalui akun Instagram miliknya mybothsides.
WCCE 2026 sendiri berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 dengan mengusung tema Inclusively Creative: Collective Continuity.
Forum ini dihadiri oleh delegasi dari lebih 80 negara, tujuh organisasi internasional, serta jajaran pejabat Kabinet Merah Putih.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: