Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Yamal Cetak 24 Gol, Kane Bikin 61 Gol: Siapa Paling Layak Raih Ballon d’Or 2026?

Yamal Cetak 24 Gol, Kane Bikin 61 Gol: Siapa Paling Layak Raih Ballon d’Or 2026? Kredit Foto: Gemini/ Wahyu Pratama
Warta Ekonomi, Jakarta -

Produktivitas Harry Kane bersama Bayern Munich dan kontribusi Lamine Yamal untuk Barcelona membuat persaingan Ballon d’Or 2026 menjadi sorotan. Keduanya tampil impresif sepanjang musim lalu, tetapi mantan striker top Robert Lewandowski justru lebih menjagokan Yamal untuk meraih penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola tersebut.

Kane mencatatkan 61 gol bersama Bayern Munich saat klub asal Jerman itu menyapu bersih gelar domestik. Penyerang Inggris tersebut juga menyumbangkan enam gol di Piala Dunia bersama timnas Inggris, yang dalam draft sumber disebut finis di posisi ketiga.

Sementara itu, Yamal membukukan 24 gol dan 18 assist untuk Barcelona. Kontribusinya turut mengantar klub Catalan tersebut mempertahankan gelar LaLiga, sekaligus memperkuat posisinya dalam persaingan menuju Ballon d’Or.

Yamal juga disebut memainkan peran penting ketika timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Catatan bersama klub dan tim nasional itu menjadi salah satu alasan Lewandowski menilai pemain muda Barcelona tersebut layak menjadi kandidat kuat.

“Tentu saja, aku menjagokan Lamine (Yamal) untuk memenangi Ballon d’Or, karena dia itu menakjubkan, mengingat usianya,” kata Lewandowski kepada The Athletic.

Meski demikian, Lewandowski mengingatkan bahwa persaingan Ballon d’Or saat ini terasa berbeda dibandingkan periode sebelumnya. Menurut mantan pemain Bayern Munich, Borussia Dortmund, dan Barcelona itu, menentukan pemenang kini semakin sulit.

Baca Juga: PSG Vs Barcelona: Lamine Yamal Tak Bisa Disandingkan dengan Lionel Messi, Kata Enrique

Selain Yamal dan Kane, Michael Olise juga berpotensi masuk dalam persaingan. Winger Bayern Munich tersebut mencatatkan 22 gol dan 31 assist, sementara bersama timnas Prancis ia disebut menyumbangkan tujuh assist di Piala Dunia.

Lewandowski bahkan menilai peluang Olise bisa semakin besar apabila ia mampu menambah gol di turnamen internasional tersebut. Menurutnya, satu atau dua gol tambahan dapat membuat Olise ikut diperhitungkan sebagai favorit.

“Menurutku, mungkin jika (Olise) mencetak satu atau dua gol di Piala Dunia, dia akan juga akan jadi favorit untuk meraih Ballon d’Or, dengan Lamine atau dengan Harry Kane,” ujar Lewandowski.

Komentar tersebut memperlihatkan bahwa persaingan Ballon d’Or 2026 tidak hanya bertumpu pada jumlah gol. Kontribusi secara keseluruhan, pencapaian bersama klub, dan performa di level internasional juga menjadi bagian dari perdebatan mengenai siapa yang paling layak meraih penghargaan itu.

Dengan statistik yang menonjol, Yamal dan Kane memiliki modal kuat untuk bersaing. Namun, Lewandowski tetap menempatkan Yamal sebagai pilihannya, sementara Olise menjadi nama yang patut diperhitungkan apabila mampu menunjukkan performa lebih menentukan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama