Gerakan Indonesia Berhaji, BSI Himpun Tabungan Haji Hampir Rp18 Triliun
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Tabungan haji PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendekati Rp18 triliun dengan jumlah nasabah mencapai 8,2 juta orang. Sepanjang 2026, nilai tabungan haji tumbuh sekitar Rp2 triliun, sedangkan jumlah nasabah bertambah 1,3 juta orang.
Pertumbuhan tersebut didukung Gerakan Indonesia Berhaji yang digelar BSI melalui 150 kegiatan sejak Januari hingga Oktober 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merencanakan ibadah haji sekaligus memperluas basis nasabah tabungan haji.
Senior Executive Vice President Funding and Transaction BSI Ida Triana Widowati menyampaikan capaian tersebut dalam kegiatan Gerakan Indonesia Berhaji bertema “Langkah Emas Menuju Baitullah” di BSI International Expo, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (24/10/2026). Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna dan Ustaz Hilman Fauzi.
“Alhamdulillah, tabungan haji Bank Syariah Indonesia dengan adanya program ini sekarang sudah masuk ke nominal hampir Rp18 triliun, dengan 8,2 juta nasabah,” ujar Ida.
Menurut Ida, Gerakan Indonesia Berhaji menjadi salah satu upaya BSI memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat agar mulai menyiapkan dana haji sejak dini. BSI juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Dari sisi demografi, nasabah berusia 40–60 tahun masih mendominasi tabungan haji BSI. Meski demikian, minat generasi muda untuk menyiapkan dana haji juga menunjukkan perkembangan positif. Ida menyebut kontribusi Gen Z berada pada kisaran 20–30 persen, meski tidak merinci indikator persentase tersebut.
Untuk memudahkan masyarakat memulai persiapan dana haji, BSI menyediakan produk tabungan haji dengan setoran awal mulai Rp100.000. Nasabah juga dapat memanfaatkan fitur menabung rutin melalui aplikasi BYOND by BSI.
Selain itu, BSI menawarkan tabungan emas sebagai alternatif investasi untuk membantu masyarakat mempersiapkan kebutuhan biaya ibadah haji.
Ida menekankan pentingnya niat, upaya, dan konsistensi dalam mempersiapkan dana haji. Menurutnya, perencanaan keuangan yang dilakukan sejak dini dapat membantu masyarakat mewujudkan rencana berangkat ke Tanah Suci.
Melalui Gerakan Indonesia Berhaji, BSI terus mendorong edukasi keuangan syariah sekaligus memperluas layanan tabungan haji. Pertumbuhan dana dan jumlah nasabah menjadi bagian dari perkembangan bisnis pendanaan perseroan di segmen tersebut.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Sufri Yuliardi
Editor: Sufri Yuliardi