Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jajaki Proyek Biochar dan Kredit Karbon, MUTU Gandeng Planet Carbon

Jajaki Proyek Biochar dan Kredit Karbon, MUTU Gandeng Planet Carbon Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) menjajaki peluang pengembangan proyek biochar dan karbon bersama Planet Carbon. Kerja sama ini mencakup pembahasan potensi proyek di Palembang, Sumatera Selatan, dengan volume sekitar 5.000 ton, serta peluang pengembangan di Berau, Kalimantan Timur.

Penjajakan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di kantor pusat MUTU pada Jumat (23/10/2026). Kesepakatan awal ini bertujuan mengidentifikasi peluang kerja sama di sektor biochar dan proyek karbon, termasuk potensi pengembangan layanan dan akses pasar.

Komisaris Utama MUTU, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan proyek di Palembang dan Berau masih dalam tahap penjajakan. Pembahasan mencakup kebutuhan teknis, peluang pasar, serta bentuk dukungan yang dapat diberikan masing-masing pihak.

"Potensi ini menjadi bagian dari penjajakan untuk mengidentifikasi kebutuhan teknis, peluang pengembangan pasar, dan bentuk dukungan yang dapat diberikan oleh masing-masing pihak. Implementasi proyek akan mengikuti hasil kajian dan kesepakatan lebih lanjut," ujar Sandiaga.

Selain Planet Carbon, kerja sama ini juga menjajaki keterlibatan PT Teknologi Karbon dalam ekosistem pengembangan proyek dan peluang komersial yang relevan.

Presiden Direktur MUTU, Arifin Lambaga, mengatakan transisi menuju ekonomi rendah karbon membuka peluang bisnis bagi perusahaan yang mampu menggabungkan kompetensi teknis dengan kebutuhan industri.

Menurut dia, kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah MUTU untuk memperluas peluang usaha di sektor ekonomi hijau dan keberlanjutan.

MUTU berpotensi mendukung kebutuhan pengujian dan pemastian kualitas dalam pengembangan proyek biochar sesuai kompetensi dan ruang lingkup layanan perusahaan.

Para pihak juga menjajaki evaluasi standar dan metodologi yang relevan, termasuk ISO, Puro.earth, dan Gold Standard. Langkah ini ditujukan untuk memahami persyaratan teknis serta peluang layanan yang dapat dikembangkan guna memenuhi kebutuhan pasar karbon.

Peluang pasar internasional, termasuk potensi permintaan dari Jepang, turut menjadi bagian dari pembahasan. Penguatan jaringan mitra dan pemetaan kebutuhan pasar diharapkan membuka peluang pengembangan proyek serta model kerja sama komersial.

Baca Juga: Menteri LH Jumhur Sebut Potensi Ekonomi Karbon RI Capai Rp4.500 Triliun

Biochar merupakan material kaya karbon yang dihasilkan melalui pengolahan biomassa dengan pemanasan dalam kondisi terbatas oksigen. Pengembangannya dapat menghubungkan pemanfaatan biomassa dengan upaya penyimpanan karbon dan penciptaan nilai ekonomi.

Dalam konteks kerja sama ini, pengembangan biochar dan proyek karbon menjadi peluang yang dijajaki seiring meningkatnya perhatian terhadap pengurangan emisi dan kebutuhan industri akan solusi keberlanjutan.

Sandiaga mengatakan penjajakan tersebut sejalan dengan arah pengembangan bisnis MUTU untuk menangkap peluang dari tren ekonomi hijau dan keberlanjutan.

Ke depan, perusahaan akan mengevaluasi peluang kemitraan dan pengembangan layanan berdasarkan kompetensi yang dimiliki serta kebutuhan pasar. Realisasi proyek masih bergantung pada hasil kajian dan kesepakatan lanjutan para pihak.

MUTU International merupakan perusahaan jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (Testing, Inspection, and Certification/TIC) yang berdiri sejak 1990. Perusahaan menyediakan layanan untuk mendukung kualitas, keamanan, kepatuhan terhadap standar, dan praktik bisnis berkelanjutan di berbagai sektor industri.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: