Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mahasiswa Belajar Eksplorasi Mineral, PT STM Hibahkan Sampel Inti Deposit Onto ke UGM

Mahasiswa Belajar Eksplorasi Mineral, PT STM Hibahkan Sampel Inti Deposit Onto ke UGM Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Sumbawa Timur Mining (STM) menghibahkan sampel inti atau core sample dari Deposit Onto kepada Departemen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini menjadi bagian dari program STM Goes to Campus yang menggabungkan pembelajaran geologi dengan pemaparan praktik eksplorasi mineral.

Kegiatan bertajuk “Unlocking Geological Insights: Learning from the Onto Deposit” tersebut berlangsung di Gedung Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik UGM. Sekitar 70 mahasiswa angkatan 2022 hingga 2026 mengikuti kegiatan ini.

Melalui program tersebut, mahasiswa mendapat kesempatan mempelajari sampel geologi sekaligus memahami penerapan berbagai disiplin ilmu dalam eksplorasi mineral.

Enam praktisi STM berbagi pengalaman mengenai pengembangan Proyek Hu’u. Principal Geologist Paulo Renata memperkenalkan proyek tersebut, sedangkan Senior Business Analyst Desi Lusianingtyas membahas perencanaan biaya dan jadwal proyek.

Principal Geologist Nurhadi Wibowo menjelaskan cara membaca dan menginterpretasikan petunjuk geologi dalam kegiatan eksplorasi. Sementara itu, aspek geoteknik dan hidrogeologi dibahas oleh Geotechnical Engineer Mulia Fatwa serta Principal Hydrogeologist Wawan Darmawan.

Adapun Experienced Acquire Analyst Andi Suaib memaparkan pentingnya pengelolaan data eksplorasi untuk menjaga kualitas, konsistensi, dan keandalan informasi.

Selain sesi pemaparan, mahasiswa mengikuti diskusi dan praktik identifikasi batuan alterasi serta mineralisasi dari Deposit Onto. Materi tersebut membantu mahasiswa memahami keterkaitan berbagai aspek dalam studi eksplorasi yang menjadi dasar penilaian kelayakan pengembangan proyek.

Salah satu peserta, Gina Rahmatillah, mengatakan kegiatan tersebut memperluas pemahamannya mengenai eksplorasi mineral dan aktivitas STM.

“Banyak sekali wawasan menarik yang saya dapatkan dan saya jadi lebih mengenal STM,” kata mahasiswi asal Kota Bima tersebut.

Ia menilai materi perencanaan biaya dan jadwal proyek menjadi salah satu topik yang menarik karena memberinya perspektif baru tentang pengembangan proyek eksplorasi.

Principal Geologist STM Paulo Renata mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat memperkuat hubungan antara pendidikan dan praktik industri.

“Harapannya, tercipta sinergi yang baik antara dunia industri dan dunia pendidikan sehingga keduanya dapat saling mendukung,” ujar Paulo.

Ketua Departemen Teknik Geologi UGM, Prof. Wahyu Wilopo, menilai interaksi dengan praktisi dapat membantu mahasiswa memahami tantangan yang mungkin ditemui di lapangan.

“Dengan adanya sosialisasi ini, mahasiswa akan mendapatkan gambaran yang lebih luas dan lebih detail mengenai permasalahan yang mungkin ditemukan di lapangan, sehingga mereka dapat belajar dan mengantisipasi hal-hal tersebut,” ujarnya.

Program hibah sampel dan kuliah umum ini menjadi bagian dari kerja sama STM dengan perguruan tinggi di Indonesia untuk mendukung pembelajaran ilmu kebumian dan pengembangan sumber daya manusia di bidang tersebut.

STM merupakan perusahaan patungan antara PT Aneka Tambang Tbk dengan kepemilikan 20 persen dan Eastern Star Resources Pty Ltd sebesar 80 persen. Perusahaan ini mengelola Proyek Hu’u, proyek eksplorasi tembaga di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, yang beroperasi berdasarkan Kontrak Karya Generasi VII.

Selain eksplorasi tembaga, wilayah Kontrak Karya tersebut memiliki potensi panas bumi. Untuk mengembangkan potensi itu, STM mendirikan perusahaan afiliasi PT Sumbawa Timur Geothermal (STG), yang telah menerima Izin Panas Bumi dari pemerintah.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat