Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Perkuat Tata Kelola Distribusi, PT Sukses Makmur Abadi (Momogi Group) Raih Sertifikat SMKPO BPOM

Perkuat Tata Kelola Distribusi, PT Sukses Makmur Abadi (Momogi Group) Raih Sertifikat SMKPO BPOM Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Sukses Makmur Abadi, unit bisnis distribusi di bawah naungan Momogi Group, resmi memperoleh Sertifikat Sistem Manajemen Keamanan Pangan Olahan (SMKPO) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 1 September 2026. Sertifikasi ini menandai komitmen perusahaan dalam menerapkan standar keamanan dan mutu pangan olahan melalui pengelolaan yang konsisten di setiap tahapan distribusi, mulai dari penerimaan dan penyimpanan hingga penanganan dan penyaluran produk kepada pelanggan.

Dalam industri pangan, penerapan standar keamanan dan mutu tidak hanya menjadi perhatian pada tahap produksi, tetapi juga mencakup proses penyimpanan dan distribusi produk. Hal ini sejalan dengan Peraturan BPOM Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penerapan Sistem Jaminan Keamanan dan Mutu Pangan Olahan di Sarana Peredaran, yang mengatur penerapan pengawasan berbasis risiko melalui Cara Peredaran Pangan Olahan yang Baik (CPerPOB). Dalam konteks tersebut, sertifikasi SMKPO yang diperoleh PT Sukses Makmur Abadi menjadi bagian dari upaya memastikan proses distribusi pangan olahan dijalankan dengan memperhatikan standar keamanan dan mutu yang berlaku. 

Bagi Momogi Group perolehan sertifikat SMKPO merupakan bagian dari penguatan tata kelola perusahaan (corporate governance) dan implementasi standar keamanan pangan di tingkat distribusi. Pendekatan ini memastikan bahwa komitmen terhadap keamanan pangan tidak berhenti pada proses produksi, tetapi juga diterapkan dalam penanganan dan peredaran produk.

“Perolehan sertifikat SMKPO oleh PT Sukses Makmur Abadi merupakan langkah nyata Momogi Group dalam memperkuat governance dan standar keamanan pangan di tingkat distribusi. Kami meyakini bahwa menjaga mutu produk membutuhkan konsistensi pengawasan berbasis risiko di setiap tahapan rantai pasok . Karena itu, kami terus mendorong penerapan prosedur yang terstandar, pengawasan internal, dan budaya kerja yang mengutamakan keamanan serta mutu pangan,” ujar Servin Njoo, Direktur Momogi Group.

Penerapan standar keamanan pangan ini semakin relevan seiring dengan berkembangnya portofolio produk Momogi Group, termasuk Hatago yang hadir sebagai pilihan camilan dengan konsep lebih sehat. Di tengah diversifikasi produk dan perluasan jangkauan pasar, penerapan standar keamanan pangan pada proses distribusi menjadi aspek penting untuk menjaga konsistensi penanganan produk hingga sampai ke tangan konsumen. Saat ini, jaringan distribusi Momogi Group telah menjangkau lebih dari 100.000 outlet di Indonesia, dengan dukungan sekitar 150 depo &  subdistributor.

Sebagai bentuk tanggung jawab berkelanjutan setelah memperoleh sertifikat SMKPO, PT Sukses Makmur Abadi berkomitmen menjaga konsistensi penerapan standar keamanan pangan melalui audit internal berdasarkan Cara Peredaran Pangan Olahan yang Baik (CPerPOB), pelaporan hasil audit kepada BPOM setiap enam bulan, serta pelaksanaan tindakan perbaikan operasional secara berkala. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mempertahankan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap proses distribusi produk pangan olahan. 

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Editor: Redaksi

Tag Terkait: