Amran Stop Rapat di Hotel hingga Anggaran Hadiah: Rp3,7 Triliun Kami Alihkan untuk...
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Kementerian Pertanian (Kementan) mengalihkan anggaran sebesar Rp3,7 triliun untuk mendukung petani dan peternak di Indonesia. Dana jumbo tersebut berasal dari efisiensi belanja kementerian, termasuk pemangkasan anggaran perjalanan dinas dan kegiatan rapat di hotel, tanpa meminta tambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, anggaran yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan rapat di hotel, pemberian bunga dan hadiah, hingga perjalanan dinas kini dialihkan untuk program yang dinilai lebih bermanfaat bagi petani dan peternak.
"Kami refocusing, kami tidak minta tambah anggaran. Anggaran rapat di hotel, nggak ada rapat hotel, rapat di sini. Anggaran bunga, anggaran hadiah, anggaran perjalanan dinas, kami rampingkan, kami refocusing, alihkan dahulukan untuk peternak Indonesia," kata Amran saat konferensi pers di Kementan, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Baca Juga: Geger Ikan Asin Disemprot Baygon, BPOM Buka Suara
Dari total anggaran yang dialihkan tersebut, hampir Rp1 triliun diprioritaskan untuk mendukung peternak di seluruh Indonesia. Sementara itu, keseluruhan dana refocusing sebesar Rp3,7 triliun akan lebih dahulu diarahkan untuk kepentingan petani nasional.
“Alihkan dahulukan untuk peternak Indonesia itu hampir Rp1 triliun. Rp3,7 triliun yang kita refocusing semuanya, kita dahulukan petani Indonesia,” ujarnya.
Selain mengalihkan anggaran untuk petani dan peternak, Kementan juga menyiapkan dana sekitar Rp1 triliun untuk membangun ekosistem jagung pakan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Program ini mencakup penyediaan bibit jagung dan sarana pendukung lainnya dengan melibatkan petani jagung serta peternak dalam satu koperasi.
Dalam skema tersebut, pemerintah mengalokasikan subsidi Rp300 miliar hingga Desember 2026 untuk lahan seluas 300.000 hektar (ha). Dukungan serupa akan kembali diberikan pada tahun depan sebesar Rp300 miliar.
Baca Juga: Menlu RI ke Singapura: Ketahuilah, Kami Melindungi Rakyat Kami Sendiri dan Juga Lindungi Tetangga
“Kita subsidi sampai Desember (2026). Kami alihkan anggaran Rp300 miliar untuk 300.000 hektar. Tahun depan kami berikan lagi Rp300 miliar, berarti Rp600 miliar,” terang Amran.
Kementan juga menyiapkan bantuan sarana pertanian untuk menunjang pelaksanaan program tersebut. Bantuan yang diberikan meliputi 100 unit traktor, 100 unit dryer atau alat pengering, serta 100 unit pompa.
“Kelengkapannya traktor 100 (unit), dryer 100, pompa juga 100 kami berikan hari ini. Jadi kurang lebih anggaran dengan tahun depan mungkin Rp1 triliunan,” papar Amran.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: