Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Indosat Kantongi Laba Bersih Rp4,92 triliun hingga kuartal III/2026

Indosat Kantongi Laba Bersih Rp4,92 triliun hingga kuartal III/2026 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Indosat Tbk. (ISAT) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 37,2% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp4,92 triliun hingga kuartal III/2026. Kenaikan tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan dan laba usaha perseroan selama sembilan bulan pertama tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2026 yang dipublikasi perusahaan pada Rabu, (28/10/2026), laba bersih Indosat meningkat dari Rp3,59 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan perseroan tumbuh 11,1% YoY menjadi Rp45,75 triliun, dibandingkan dengan Rp41,16 triliun pada kuartal III/2025.

Dari sisi operasional, laba usaha Indosat mencapai Rp9,84 triliun, naik 25,5% dibandingkan dengan Rp7,84 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Adapun laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp6,46 triliun, meningkat 36,2% YoY dari Rp4,75 triliun.

Berdasarkan segmen bisnis, layanan seluler masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar Indosat. Segmen ini menghasilkan Rp37,85 triliun, tumbuh 9,5% secara tahunan.

Pendapatan dari segmen multimedia, komunikasi data, dan internet (MIDI) mencatat pertumbuhan lebih tinggi, yakni 20,7% YoY menjadi Rp7,24 triliun. Sementara itu, segmen telekomunikasi tetap membukukan pendapatan Rp656,2 miliar, naik 8,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di tengah pertumbuhan pendapatan, beban perseroan juga mengalami kenaikan. Total beban Indosat mencapai Rp35,91 triliun hingga September 2026, meningkat 7,8% dari Rp33,32 triliun pada kuartal III/2025.

Kenaikan beban terutama terlihat pada biaya penyelenggaraan jasa yang bertambah 10,5% menjadi Rp19,45 triliun. Beban penyusutan dan amortisasi juga meningkat 6,7% menjadi Rp12,68 triliun.

Baca Juga: Laba Antam Melonjak 46% Jadi Rp9,66 Triliun per September 2026

Dari sisi neraca, total aset Indosat tercatat sebesar Rp147,64 triliun per 30 September 2026. Nilai tersebut meningkat 24,5% dibandingkan posisi akhir 2025 yang mencapai Rp118,63 triliun.

Namun, kenaikan aset turut diikuti pertumbuhan liabilitas. Total kewajiban perseroan naik 35% menjadi Rp106,85 triliun, sedangkan total ekuitas meningkat 3,2% menjadi Rp40,79 triliun.

Liabilitas jangka pendek tercatat sebesar Rp50,89 triliun, melonjak 66,9% dibandingkan posisi Rp30,50 triliun pada akhir 2025. Sementara itu, liabilitas jangka panjang meningkat 15,1% menjadi Rp55,96 triliun dari sebelumnya Rp48,62 triliun.

Pada periode yang sama, posisi kas dan setara kas Indosat mencapai Rp8,21 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan posisi Rp2,43 triliun pada akhir September 2025.

Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan juga berbalik positif menjadi Rp4,13 triliun hingga kuartal III/2026. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, arus kas dari aktivitas tersebut tercatat negatif Rp7,72 triliun.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Istihanah