Riwayat Ijazah Pendidikan Gibran Sudah Dipamerkan Pengacara, Tapi Ray Rangkuti Tetap Pakai Gaya Sedang Nyari-Nyari Ijazah SMA-nya Mana
Kredit Foto: Ist
Direktur LIMA, Ray Rangkuti, menyoroti dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dipamerkan tim kuasa hukumnya di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Kamis (29/10/2026). Ia mempertanyakan perbedaan antara dokumen pendidikan yang disebut menjadi dasar penyetaraan SMA dan sertifikat yang ditampilkan dalam persidangan.
Ray menyinggung riwayat pendidikan Gibran di UTS Insearch, Australia, yang disebut berkaitan dengan penyetaraan pendidikan setingkat SMA. Namun, dokumen yang diperlihatkan kuasa hukum Gibran justru berupa sertifikat Advanced Diploma dari MDIS.
“Jadi ceritanya yang disetarakan SMA itu Grade 12 di UTS Insearch. Tapi alat bukti: Advance Diploma MDIS. Saya sama-sama nyari,” kata Ray sambil memperagakan gaya Gibran.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas penjelasan tim kuasa hukum Gibran mengenai dokumen riwayat pendidikan yang telah diserahkan kepada majelis hakim dalam perkara sengketa administrasi di PTUN Jakarta.
Sebelumnya, kuasa hukum Gibran, Muhammad Rullyandi, menunjukkan salinan dokumen pendidikan kliennya mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sarjana (S1) kepada awak media seusai persidangan.
Rullyandi menjelaskan, riwayat pendidikan tersebut tercantum dalam dokumen jawaban tertulis setebal 69 halaman. Dokumen itu, menurutnya, telah diserahkan kepada majelis hakim, diunggah melalui sistem e-court, serta diberikan kepada pihak penggugat dan tergugat.
“Hari ini kami hadir dalam persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta dalam rangka mengikuti agenda persidangan yang telah ditetapkan oleh majelis hakim, yaitu mendengarkan jawaban dari pihak tergugat II intervensi, yaitu Bapak Gibran Rakabuming,” ujar Rullyandi.
Ia kemudian memperlihatkan sejumlah dokumen yang tercantum dalam jawaban tertulis tersebut. Pada halaman 50 terdapat salinan ijazah SD Gibran, disusul dokumen pendidikan SMP.
Pada halaman 52, dokumen mencantumkan riwayat pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School, Singapura, melalui program O-Level. Sementara itu, halaman 53 memuat sertifikat Advanced Diploma dari MDIS yang disebut tim kuasa hukum setara dengan A-Level.
Adapun dokumen pendidikan sarjana berupa gelar Bachelor dari University of Bradford, Inggris, tercantum pada halaman 55.
“Berikutnya di halaman 53 adalah sertifikat Advanced Diploma dari MDIS setara dengan A-Level. Dan ini terakhir adalah halaman 55 Bachelor University of Bradford S1,” kata Rullyandi.
Perbedaan Dokumen Menjadi Sorotan
Pernyataan Ray menyoroti perbedaan antara Grade 12 di UTS Insearch yang disebut berkaitan dengan penyetaraan pendidikan setingkat SMA dan sertifikat Advanced Diploma MDIS yang ditampilkan kuasa hukum Gibran.
Namun, pemaparan dokumen oleh tim kuasa hukum dan tanggapan Ray tersebut belum dengan sendirinya menjawab dokumen mana yang menjadi dasar administratif penerbitan surat penyetaraan pendidikan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: