Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pertamina Bidik Transaksi Rp2,5 Miliar di SMAXPO Bekasi

Pertamina Bidik Transaksi Rp2,5 Miliar di SMAXPO Bekasi Kredit Foto: Pertamina
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perluasan akses pasar menjadi salah satu strategi Pertamina untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan penjualan sekaligus memperbesar skala bisnis. Melalui kegiatan Small Medium Enterprise Expo (SMAXPO) regional Bekasi Pertamina menargetkan nilai transaksi mencapai Rp2,5 miliar. 

Direktur Operasi Pertamina Foundation, Gusman Adiwardhana, mengatakan target transaksi SMAXPO Bekasi dipatok minimal Rp2,5 miliar. Target ini mengacu pada capaian penyelenggaraan SMAXPO sebelumnya, meskipun transaksi di Yogyakarta sempat mencapai angka yang lebih tinggi.

"Khusus di Bekasi sendiri, nilai transaksi yang ditargetkan setidaknya bisa mencapai Rp2,5 miliar. Kita harapkan tidak kurang dari angka tersebut seperti yang sudah kita lakukan di SMAXPO sebelumnya," ujar Gusman di Bekasi, Sabtu (31/10/2026).

Transaksi SMAXPO di Yogyakarta sebelumnya telah mencapai sekitar Rp3,8 miliar. Ini menjadi salah satu gambaran potensi peningkatan penjualan UMKM melalui kegiatan pameran tersebut. Namun, tingginya transaksi di Yogyakarta juga didukung momentum penyelenggaraan yang bertepatan dengan kegiatan BUD Yogyakarta sehingga mendatangkan jumlah pengunjung lebih besar.

Gusman menjelaskan, UMKM yang terlibat dalam SMAXPO merupakan hasil proses kurasi bertahap oleh Pertamina Foundation. Proses tersebut dimulai sejak awal tahun dengan sekitar 8.000 UMKM yang mendaftar.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 350 UMKM berhasil melalui proses kurasi pada Juni lalu. Sementara dalam pelaksanaan SMAXPO regional Bekasi, terdapat 50 UMKM yang terlibat untuk memasarkan produk unggulannya.

Ia menambahkan, pemilihan Bekasi sebagai lokasi penyelenggaraan didasarkan pada potensi kota tersebut sebagai kawasan penyangga Jakarta dengan peluang pasar yang besar.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina, Arya Paramita, mengatakan mengatakan perluasan penyelenggaraan SMEXPO bertujuan memberikan kesempatan kepada UMKM mitra binaan untuk bertemu langsung dengan pasar. Dengan berinteraksi langsung bersama konsumen, pelaku usaha diharapkan dapat memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan potensi penjualan.

"Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan kepada UMKM yang menjadi mitra binaan Pertamina untuk bisa bertemu langsung dengan market-nya di sini," kata Arya.

Menurut Arya, penyelenggaraan SMEXPO terus dievaluasi untuk meningkatkan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan transaksi pameran yang menunjukkan tren positif.

SMAXPO merupakan bagian dari rangkaian program Pertamina sepanjang 2026 untuk mempertemukan UMKM mitra binaan dengan pasar secara langsung.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Dapat Pertalite dari China dan India

Baca Juga: Wapres Gibran Apresiasi Peran Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

"Alhamdulillah, dari tahun ke tahun SMAXPO mengalami peningkatan penjualan yang cukup signifikan. Terakhir di Yogyakarta mencapai angka di kisaran Rp3,8 miliar, sementara sebelumnya berada di kisaran Rp2,5 miliar," kata Arya.

Ia berharap SMAXPO dapat menjadi sarana bagi UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan penjualan, serta mengembangkan kapasitas usaha agar semakin naik kelas.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra

Tag Terkait: