Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pengamat: Prabowo Jangan Ragu Pecat 17 Menteri Titipan Sebelum 2027

Pengamat: Prabowo Jangan Ragu Pecat 17 Menteri Titipan Sebelum 2027 Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Memasuki dua tahun pemerintahan, Presiden Prabowo Subianto dinilai sudah memiliki cukup waktu untuk mengevaluasi kinerja para pembantunya. Menteri yang mendapat rapor merah dan dianggap tidak menunjukkan prestasi diminta segera dicopot, termasuk mereka yang disebut-sebut merupakan titipan pemerintahan sebelumnya.

Desakan tersebut disampaikan pengamat politik Universitas Nasional (Unas), Selamat Ginting. Ia menilai Prabowo tidak perlu lagi ragu mengambil keputusan tegas terhadap menteri yang kinerjanya dinilai buruk.

"Dua tahun pemerintahan sudah cukup, saatnya jangan ragu-ragu Presiden untuk memecat menteri yang memang dianggap kinerjanya itu buruk, rapornya merah," kata Selamat Ginting dalam tayangan YouTube SindoNews, dikutip Senin (2/11/2026).

Baca Juga: PDIP Disentil soal Suket Gibran: Dulu Dijual, Sekarang Ngeles

Menurutnya, mempertahankan pejabat yang dinilai tidak berprestasi justru berpotensi menambah beban pemerintahan dan negara.

"Kalau tidak justru akan menjadi beban negara, beban pemerintah, dan juga beban bagi Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.

Ia berpandangan, dua tahun merupakan waktu yang cukup bagi Prabowo untuk melakukan konsolidasi kekuatan sekaligus konsolidasi kekuasaan di dalam Kabinet Merah Putih. Karena itu, Ginting menilai saat ini menjadi momentum bagi Prabowo untuk membentuk zaken kabinet atau kabinet yang diisi kalangan profesional.

Ginting pun menyinggung keberadaan 17 menteri yang disebut-sebut sebagai titipan dari pemerintahan lama. Ia meminta Prabowo tidak merasa takut untuk mengganti mereka apabila memang dinilai tidak lagi layak berada di kabinet.

Baca Juga: 'Jangan Cuci Tangan', PDIP Disebut yang Harusnya Dikritik soal Kisruh Ijazah Gibran

"Jangan takut juga kalau kebetulan yang disebut-sebut ini, kan ada 17 menteri 'titipan dari pemerintahan lama'. Ya jangan takut juga Presiden," ungkap Ginting.

Ginting menyarankan agar Prabowo menyampaikan secara langsung kepada pihak yang menitipkan para menteri tersebut bahwa orang-orang dimaksud sudah tidak bisa lagi dipertahankan dalam kabinet. Bahkan, jika menteri yang menjadi sorotan merupakan ketua umum partai politik, menurutnya, Prabowo tetap harus berani mengambil tindakan.

Ia pun mengingatkan agar Prabowo tidak kehilangan momentum pergantian tahun untuk melakukan perombakan kabinet. Ginting berharap menteri-menteri yang dinilai bermasalah sudah diganti sebelum memasuki 2027.

"Presiden jangan sampai kehilangan momentum, ganti tahun baru diganti (menteri tersebut). Sebelum ayam berkokok ganti tahun 1 Januari 2027, sudah hilang tuh yang seperti itu," imbuh dia.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri