AHY Dituding PSI Mau Merebut Kursi Wapres Gibran, Demokrat: Tentu Wajar Kalau Ada Kesempatan, Tapi...
Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief membela pandangan politikus Demokrat Jansen Sitindaon mengenai putusan Mahkamah Agung (MA) terkait surat keterangan (Suket) penyetaraan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Andi menyebut Jansen bersama Benny K. Harman dan Didik Mukrianto menjadi salah satu rujukan Partai Demokrat dalam melakukan analisis hukum. Menurutnya, ketiganya memiliki latar belakang pendidikan hukum serta dikenal serius dan objektif dalam menyampaikan pandangan.
"Kawan saya Jansen Sitindaon, Benny K. Harman, Didik Mukrianto adalah salah satu sumber rujukan analisis hukum Partai Demokrat. Mereka memang sekolah di bidang hukum dan sangat serius dan objektif," kata Andi Arief.
Terkait putusan MA mengenai Suket Gibran, Andi menilai pandangan Jansen sejalan dengan pendapat sejumlah pakar hukum, di antaranya mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, serta pakar hukum tata negara Margarito Kamis.
Andi mempersilakan pihak yang tidak sependapat untuk menyampaikan bantahan terhadap analisis Jansen dengan argumentasi yang jelas.
"Kalau ada bantahan terhadap pendapat Jansen, kemukakan saja. Kalau ada," ujarnya.
Selain membahas polemik putusan MA, Andi Arief turut menanggapi tudingan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpeluang menjadi wakil presiden.
Menurut Andi, wajar apabila AHY memiliki kesiapan untuk memimpin Indonesia jika kesempatan tersebut terbuka. Namun, ia menegaskan AHY tidak sedang mengincar posisi wakil presiden saat ini.
Ia menyebut AHY akan memilih jalur kompetisi melalui pemilihan umum setelah masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berakhir.
"AHY dituduh PSI akan menjadi Wapres, tentu wajar kalau memang ada kesempatan memimpin Indonesia AHY harus siap. Tetapi, tidak sekarang, AHY akan memilih jalan berkompetisi melalui Pemilu yang 'baik' setelah era Pak Prabowo," kata Andi Arief.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat