Menteri LH Kantongi Laporan Intelijen: Ada Motif Politik Jatuhkan Pemerintah di Balik Karhutla
Kredit Foto: Ist
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tengah menyelidiki kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di area konsesi 335 perusahaan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran sekaligus mengidentifikasi pihak yang harus bertanggung jawab.
Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan, setiap lokasi harus diperiksa secara terpisah karena luas lahan yang terbakar berbeda-beda. Sebagian area hanya mengalami kebakaran dua hingga lima hektare, sedangkan lokasi lainnya mencapai ratusan hektare.
“Seluruh area yang terbakar harus kami verifikasi satu per satu. Ada yang terbakar dua hektare, lima hektare, bahkan ada beberapa yang mencapai ratusan hektare. Karena itu, kami perlu memastikan kondisi dan penyebab kebakaran di masing-masing lokasi,” ujar Jumhur dikutip dari Antara, Senin (2/11/2026).
Di tengah penyelidikan tersebut, Jumhur juga mengungkap adanya informasi intelijen mengenai dugaan pembakaran lahan yang sengaja dilakukan untuk merusak citra pemerintah.
Meski demikian, ia menegaskan informasi tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya. KLH masih mendalami dugaan tersebut sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak yang kemungkinan terlibat.
“Ada informasi intelijen yang sedang kami dalami, yaitu dugaan bahwa terdapat pihak-pihak yang sengaja melakukan pembakaran untuk merusak citra pemerintah," kata Jumhur.
Jumhur menilai dugaan pembakaran dengan tujuan tersebut merupakan persoalan serius apabila terbukti terjadi. Namun, pemerintah tidak bisa langsung menyimpulkan adanya unsur kesengajaan sebelum seluruh informasi dan bukti diperiksa.
"Jika hal tersebut benar terjadi, tentu merupakan tindakan yang sangat serius. Namun, informasi ini tetap harus kami verifikasi lebih lanjut,” ujarnya saat mengikuti kegiatan International Conference on Peatland Research and Innovation di Pekanbaru, Riau, Sabtu (30/10), dilansir dari Antara.
Penyelidikan terhadap ratusan konsesi perusahaan itu diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai penyebab karhutla di setiap lokasi, termasuk memastikan ada tidaknya pihak yang melakukan pembakaran secara sengaja.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: