Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa (3/11/2026) di zona hijau. Indeks dibuka menguat 29,70 poin atau 0,58% ke level 5.126,53, di tengah sejumlah sentimen domestik dan global yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar saham.
Pada menit-menit awal perdagangan, aktivitas transaksi tercatat mencapai 3,59 juta lot dengan nilai sebesar Rp129 miliar. Penguatan pada pembukaan ini berlangsung ketika pelaku pasar mencermati perkembangan ekonomi global, khususnya penurunan harga minyak mentah dunia dan pelaksanaan pemilu sela Amerika Serikat (AS).
Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam pada perdagangan Senin (2/11/2026). Minyak mentah Brent dilaporkan merosot 7,63% menjadi US$104,77 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) turun 7,36% ke US$96,46 per barel. Penurunan tersebut terjadi di tengah meningkatnya harapan penyelesaian konflik AS-Israel dengan Iran melalui jalur diplomasi.
Bagi Indonesia yang merupakan importir neto minyak, pelemahan harga minyak berpotensi menjadi sentimen positif karena dapat mengurangi tekanan terhadap anggaran negara dan inflasi. Meski demikian, perhatian investor juga tertuju pada pemilu sela AS yang berlangsung hari ini, dengan persaingan antara Partai Republik dan Demokrat dalam memperebutkan kendali Kongres.
Dari dalam negeri, pasar menantikan hasil rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (3/11/2026).
Pernyataan KSSK mengenai kondisi stabilitas sistem keuangan pada kuartal III serta arah kebijakan sektor keuangan berpotensi menjadi perhatian investor di tengah volatilitas pasar modal dan nilai tukar rupiah.
Baca Juga: IHSG Masih Dibayangi Tekanan Jual Investor Asing dan Pelemahan Rupiah
Baca Juga: Sempat Tertekan, IHSG Balik Menguat 0,79% ke Level 5.096,83
Sentimen lainnya datang dari China, setelah indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur versi RatingDog turun tipis menjadi 52,0 pada Oktober 2026 dari 52,1 pada September. Kendati melambat, angka tersebut masih berada di zona ekspansi dan melampaui perkiraan pasar sebesar 51,6.
Dengan berbagai sentimen tersebut, pergerakan IHSG sepanjang perdagangan hari ini masih akan dipengaruhi respons investor terhadap perkembangan ekonomi domestik dan dinamika global. Penguatan pada pembukaan perdagangan belum tentu mencerminkan arah indeks hingga penutupan pasar.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: