Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Penghijauan di Tujuh Daerah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik untuk Pulihkan Ekosistem

Penghijauan di Tujuh Daerah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik untuk Pulihkan Ekosistem Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Peduli menanam 5.850 bibit pohon endemik di tujuh wilayah, yakni Malang, Semarang, Banyuwangi, Magelang, Banjarnegara, Aceh, dan Subang. Penanaman dilakukan melalui program Green Impact yang berfokus pada penghijauan, pelestarian vegetasi lokal, dan pemulihan ekosistem.

Jenis tanaman yang ditanam antara lain pinus, cemara, edelweis, anggrek gunung, saninten, puspa, picis atau brasan, dan beringin. PNM menyatakan pemilihan tanaman tersebut bertujuan menjaga keberagaman vegetasi lokal dan mendukung keseimbangan ekosistem di lokasi penanaman.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan keberhasilan penghijauan tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari pertumbuhan tanaman dan manfaatnya bagi lingkungan.

“Penghijauan baru berhasil bila tanaman tumbuh dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” kata Kindaris. Ia menambahkan, PNM bekerja sama dengan komunitas lokal, pengelola kawasan, dan pemerintah desa serta melakukan pemantauan berkala.

Program ini menjadi bagian dari rangkaian Green Impact 7 Summit Attack PNM 2026. Dalam kegiatan tersebut, Insan PNM mendaki sejumlah puncak di Indonesia dan menanam bibit pohon di kawasan yang didaki.

Di Banyuwangi, penanaman dilakukan di lereng Gunung Raung, tepatnya di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru. PNM menanam 1.000 bibit yang terdiri atas 500 cemara, 200 durian, dan 300 alpukat. Penanaman diharapkan mendukung fungsi resapan air serta menjaga keseimbangan ekosistem. Pohon durian dan alpukat juga berpotensi memberi nilai tambah bagi warga jika dikelola secara berkelanjutan.

Sementara itu, di Banjarnegara, PNM menyalurkan 500 bibit pohon endemik untuk ditanam di kawasan Gunung Prau. Penanaman dilakukan melalui kegiatan di Basecamp Dwarawati, Desa Dieng Kulon, pada Kamis (22/10/2026).

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjarnegara Herrina Indri Hastuti mengatakan pohon berperan dalam menjaga ketersediaan air tanah, mencegah erosi, menyerap emisi karbon, dan menghasilkan oksigen. Ia menekankan bahwa perawatan dan pemantauan diperlukan karena dampak penanaman baru terlihat dalam beberapa tahun.

PNM menyatakan pemantauan dilakukan setiap enam bulan di seluruh wilayah penanaman. Pemantauan mencakup perkembangan tanaman dan evaluasi kondisi lapangan untuk memastikan program berjalan berkelanjutan.

Melalui Green Impact, PNM berharap penanaman pohon dapat mendukung tutupan vegetasi dan keanekaragaman hayati, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dan nasabah dalam menjaga lingkungan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: