Calvin Verdonk Bersinar di Liga Champions, Bek Timnas Indonesia Raih Man of the Match
Kredit Foto: Instagram @c.verdonk
Calvin Verdonk kembali mencuri perhatian bersama Lille di pentas Liga Champions. Bek Timnas Indonesia tersebut tampil impresif saat menghadapi Bodo/Glimt hingga mendapat penghargaan Man of the Match.
Lille bertandang ke markas Bodo/Glimt di Stadion Aspmyra, Norwegia, Rabu (4/11/2026). Dalam pertandingan yang berakhir tanpa gol tersebut, Verdonk menjadi salah satu pemain paling menonjol di lapangan.
Dipercaya tampil sebagai starter, Verdonk bermain penuh selama 90 menit di sektor kiri pertahanan Lille. Ia tidak hanya menjalankan tugas defensif, tetapi juga aktif membantu tim membangun serangan.
Pemain jebolan akademi Feyenoord itu beberapa kali melepaskan umpan silang yang merepotkan pertahanan tuan rumah.
Kiper Bodo/Glimt, Nikita Haikin, bahkan harus bekerja keras untuk mengantisipasi sejumlah umpan berbahaya yang dilepaskan Verdonk.
Kontribusinya tidak berhenti pada fase menyerang. Verdonk juga disiplin menjaga area pertahanan dan membantu Lille meredam tekanan Bodo/Glimt sepanjang pertandingan.
Penampilan solid tersebut membuat Verdonk mendapatkan penghargaan pemain terbaik dalam pertandingan Bodo/Glimt kontra Lille.
Apresiasi juga terlihat dari sejumlah platform statistik sepak bola. Whoscored memberikan nilai 7,3 kepada Verdonk. Sementara itu, Soccerway memberinya rating 7,6 dan Sofascore mencatatkan nilai 7,4.
Baca Juga: Calvin Verdonk Cetak 2 Rekor Bersejarah di Liga Champions saat Lille Kalah dari Galatasaray
Penghargaan ini menjadi pencapaian tersendiri bagi Verdonk sekaligus modal penting untuk meningkatkan kepercayaan pelatih Davide Ancelotti.
Penampilan konsisten Verdonk di Liga Champions berpotensi memperbesar peluangnya mendapatkan kepercayaan lebih banyak dari Lille.
Sepanjang musim ini, pemain berusia 29 tahun tersebut sudah mencatatkan sembilan penampilan bersama klub Prancis itu.
Rinciannya, Verdonk bermain enam kali di Ligue 1 dan tiga kali di Liga Champions. Dari tiga penampilannya di kompetisi antarklub tertinggi Eropa tersebut, ia dua kali dipercaya menjadi starter dan sekali masuk sebagai pemain pengganti.
Penghargaan Man of the Match saat menghadapi Bodo/Glimt menjadi bukti bahwa Verdonk mampu memaksimalkan kesempatan ketika mendapatkan kepercayaan tampil sejak menit pertama.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Taufan Bara Mukti
Editor: Taufan Bara Mukti
Tag Terkait: