Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Melalui RUPSLB, ULTJ Siap Caplok Frisian Flag Rp14,56 Triliun

Melalui RUPSLB, ULTJ Siap Caplok Frisian Flag Rp14,56 Triliun Kredit Foto: PT Frisian Flag Indonesia (FFI)
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) bersiap mengakuisisi 100% saham PT Frisian Flag Indonesia (FFI) senilai Rp14,56 triliun. Rencana tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat (6/11/2026).

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, akuisisi dilakukan melalui right issue atau penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) IV. Setoran modal dilakukan dalam bentuk selain uang (inbreng), yakni seluruh saham FFI sebanyak 24.440 lembar.

Saat ini, saham FFI dimiliki oleh FrieslandCampina International Holding B.V. (FCIH) sebesar 78,09%, Blue Waves Group Ventures Pte. Ltd. (BWG) sebesar 16,91%, dan PT Bahtera Wiraniaga Internusa (BWI) sebesar 5%.

Untuk membiayai transaksi, ULTJ berencana menerbitkan maksimal 7,87 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp2.150 per saham dan nilai nominal Rp50. Dari aksi tersebut, perseroan berpotensi menghimpun dana hingga Rp16,92 triliun.

Sekitar 86,01% dana yang diperoleh setelah dikurangi biaya akan digunakan untuk mengambil alih seluruh saham FFI senilai Rp14,56 triliun. Sisanya dialokasikan untuk modal kerja.

Manajemen ULTJ menyatakan akuisisi ini diharapkan memperkuat operasional dan membuka peluang pengembangan bisnis perseroan.

"Pengambilalihan tersebut dapat berdampak positif pada kegiatan operasional serta pengembangan bisnis perseroan, dan pada akhirnya akan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham," tulis manajemen ULTJ dalam keterbukaan informasi, Rabu (4/11/2026).

Pengendali ULTJ Berpotensi Beralih

Transaksi ini juga akan mengubah struktur pengendali ULTJ. Setelah akuisisi rampung, Sabana Prawirawidjaja tidak lagi menjadi pengendali perseroan. Posisi tersebut akan beralih kepada FCIH.

Dari sisi bisnis, penggabungan kepentingan ULTJ dan FFI berpotensi memperkuat posisi keduanya di pasar susu nasional. Data Marketac periode Januari-Maret 2026 menunjukkan Ultra Milk menguasai 31,1% pangsa pasar susu ultra high temperature (UHT), sedangkan Frisian Flag sebesar 8,7%.

Baca Juga: BEI Buka Opsi Right Issue Sebelum IPO, Bos Bursa Ungkap Syaratnya

Baca Juga: Emiten Haji Isam (PACK) Incar Dana Rp8,19 Triliun Lewat Right Issue untuk Borong 2 Perusahaan Nikel

Meski berada dalam satu kelompok usaha, kedua perusahaan akan tetap beroperasi sebagai unit bisnis terpisah dengan mempertahankan merek, portofolio produk, dan organisasi masing-masing.

Manajemen Royal FrieslandCampina N.V. menyebut bergabungnya FFI dengan Ultrajaya akan memberikan dukungan melalui platform bisnis yang lebih luas dan tangguh untuk menjangkau konsumen di seluruh Indonesia.

Realisasi akuisisi masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 6 November 2026 serta penyelesaian seluruh tahapan transaksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan