Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Sour Sally Buka Gerai Pertama di Filipina, Kini Sudah Hadir di Tiga Negara

Sour Sally Buka Gerai Pertama di Filipina, Kini Sudah Hadir di Tiga Negara Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Merek makanan dan minuman asal Indonesia, Sour Sally, memperluas bisnis internasional dengan membuka gerai pertama di Filipina. Gerai tersebut berlokasi di Greenhills Mall, Greenhills Shopping Center, San Juan City, Metro Manila.

Ekspansi ini menjadikan Filipina sebagai pasar ketiga Sour Sally setelah Indonesia dan Uni Emirat Arab. Perusahaan yang berdiri sejak 2008 itu mengembangkan bisnisnya melalui kemitraan waralaba dengan mitra lokal.

Pendiri dan CEO Sour Sally, Donny Pramono, mengatakan ekspansi ke Filipina merupakan bagian dari upaya memperkenalkan merek asal Indonesia kepada konsumen internasional. Ia menilai pasar Filipina memiliki peluang untuk mengembangkan hubungan dengan konsumen sekaligus memperluas bisnis perusahaan.

Sour Sally mengklaim telah menjual lebih dari 100 juta cup dan melayani lebih dari 15 juta pelanggan setiap tahun. Perusahaan juga menyebut memiliki lebih dari 1.000 karyawan dan mengoperasikan 180 gerai di tiga negara serta lebih dari 30 kota.

Salah satu produk andalannya adalah Black Sakura, yoghurt beku berwarna hitam yang menggunakan arang aktif. Produk tersebut menjadi salah satu ciri khas Sour Sally sejak diperkenalkan dan disebut sebagai produk terlaris perusahaan.

Pembukaan gerai di Greenhills Mall dihadiri perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Manila, yakni Atase Perdagangan Rahayu Ningsih dan Wakil Kepala Perwakilan KBRI Manila Victorina Hesti Dewayani. Acara itu juga dihadiri mitra bisnis Sour Sally di Filipina, Frank Lao dan Janica Faye Lao, serta perwakilan media dan pengunjung pusat perbelanjaan.

Head of International Franchise Development Sour Sally, Christian Jordan, mengatakan perusahaan berupaya mengembangkan model waralaba yang dapat disesuaikan dengan karakteristik pasar setempat. Menurut dia, pengembangan bisnis di Filipina tidak hanya berfokus pada pembukaan gerai pertama, tetapi juga membangun kerja sama jangka panjang dengan mitra lokal.

Melalui ekspansi tersebut, Sour Sally berupaya memperluas jangkauan bisnis sekaligus memperkenalkan produk dan konsep usaha makanan dan minuman asal Indonesia di pasar internasional.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: